Edumat : jurnal edukasi matematika vol. 2 no. 3 Juni 2011
Narohita, Gede Alit; Suaidin, Suaidin; Abdi, I Nyoman; Kusaeri, Kusaeri; Khoiriyah, Nur; Sumardyono, Sumardyono; Shadiq, Fadjar
Pada nomor jurnal kali ini menampilkan berbagai topik khususnya hasil penelitian tindakan dan penelitian pengembangan. Salah satu artikel volume ini berjudul Penerapan Strategi Pembelajaran Heuristik dengan Metode bekerja Mundur untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika.
Pemecahan masalah merupakan
bagian dari kurikulum matematika
yang sangat penting karena dalam
proses pembelajaran, siswa
dimungkinkan memperoleh
pengalaman menggunakan
pengetahuan serta keterampilan yang
sudah dimiliki untuk diterapkan pada
pemecahan masalah yang bersifat
tidak rutin. Kenyataan di lapangan
menunjukkan bahwa, kegiatan
pemecahan masalah dalam proses
pembelajaran matematika belum
dijadikan sebagai kegiatan utama.
Padahal di negara-negara maju
seperti Amerika Serikat dan Jepang
kegiatan tersebut dapat dikatakan
merupakan inti dari kegiatan
pembelajaran matematika di sekolah.
(Suherman, 2003).
Salah satu strategi pembelajaran yang
dapat diterapkan untuk mengatasi
beberapa permasalahan tersebut di
atas adalah strategi pembelajaran
heuristik. Strategi heuristik diartikan
oleh Wilson dan Cole (dalam
Candiasa, 2002: 55) sebagai akal
dalam bekerja atau petunjuk praktis
yang dapat membantu memperpendek
jalur penyelesaian masalah sehingga
dengan strategi heuristik penyelesaian
masalah yang komplek dalam
pembelajaran matematika menjadi
lebih sederhana. Vaughan dan Hogg
(dalam Candiasa, 2002: 55)
menyatakan bahwa heuristik adalah
cara pintar secara kognitif yang
menyiapkan secara matang cara
pengambilan keputusan yang akurat
kepada semua individu setiap saat.
Pemecahan masalah merupakan
bagian dari kurikulum matematika
yang sangat penting karena dalam
proses pembelajaran, siswa
dimungkinkan memperoleh
pengalaman menggunakan
pengetahuan serta keterampilan yang
sudah dimiliki untuk diterapkan pada
pemecahan masalah yang bersifat
tidak rutin. Kenyataan di lapangan
menunjukkan bahwa, kegiatan
pemecahan masalah dalam proses
pembelajaran matematika belum
dijadikan sebagai kegiatan utama.
Padahal di negara-negara maju
seperti Amerika Serikat dan Jepang
kegiatan tersebut dapat dikatakan
merupakan inti dari kegiatan
pembelajaran matematika di sekolah.
(Suherman, 2003).
Salah satu strategi pembelajaran yang
dapat diterapkan untuk mengatasi
beberapa permasalahan tersebut di
atas adalah strategi pembelajaran
heuristik. Strategi heuristik diartikan
oleh Wilson dan Cole (dalam
Candiasa, 2002: 55) sebagai akal
dalam bekerja atau petunjuk praktis
yang dapat membantu memperpendek
jalur penyelesaian masalah sehingga
dengan strategi heuristik penyelesaian
masalah yang komplek dalam
pembelajaran matematika menjadi
lebih sederhana. Vaughan dan Hogg
(dalam Candiasa, 2002: 55)
menyatakan bahwa heuristik adalah
cara pintar secara kognitif yang
menyiapkan secara matang cara
pengambilan keputusan yang akurat
kepada semua individu setiap saat.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
- Tahun
- 2011
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2020-02-10T00:59:01Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography