• Home
  • About Us
    History Vision and Mission Rules Service Hours Facilities Librarian Organizational Structure Library News
  • Library Services
    On-site Reading Service Circulation Service Reference Service Information Search Service Information Literacy Guidance Extension Service
  • Reference Services
    Information Desk Service Reference Collection Guidance Search Service Consultation Service Information Alert Service
  • Membership
    Member Area Guest Book Needs Survey Satisfaction Survey Online Member Registration FAQ
  • OPAC
  • Select Language : English Indonesian
All Computer Philosophy Religion Social Sciences Language Science Technology Arts Literature History

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
  1. SMA KTB
  2. Katalog
  3. Gandrung Banyuwangi
REPOSITORY ITEM
Kemendikdasmen Repository
Kembali

Gandrung Banyuwangi

Soelarto, B.; Ilmi, S.

Blambangan, sejak abad XIII tercatat sebagai salah satu kerajaan penting di Nusantara, yaitu sejak Raden Wijaya (Kertarajasa) pendiri Majapahit, mengangkat Banyak Wide (Wiraraja) menjadi raja Blambangan yang berdaulat penuh atas wilayah Ujung Timur Jawa sampai Madura. Blambangan karena letaknya yang strategis, bukan saja penting dalam segi pertahanan, keamanan, segi perekonomian, tapi juga penting dalam segi ketahanan kulturil dan religis. Itulah sebabnya di masa abad keemasan Majapahit, Prabu Hayam Wuruk bukan secara kebetulan saja baginda menunjuk, mengangkat salah seorang putranya, Bhre Wirabhumi (yang dalam legenda lebih dikenal dengan nama Menak Jingga) menjadi raja Blambangan yang berdaulat penuh.
Kemerdekaan, kedaulatan kerajaan Blambangan selama lebih kurang dua abad membentuk budaya dengan pola tersendiri, yang mempunyai kepribadian kuat. Rakyat Blambangan memiliki kesadaran tinggi sebagai pendukung-pendukung budaya (cultuur
dragers) yang secara kreatif mampu mensinkronkan unsur-unsur kesenian, adat yang lewat hubungan an tar nusa yang datang dari Bali, Madura, Bugis, Melayu. Hingga mereka cenderung untuk membentuk suatu pola budaya yang secara karakteristik dan harmonis mampu mencerminkan sinkronisasi sifat bhineka tunggal ika. Dan selama berabad-abad, bahkan sampai sekarang tetap tampak terungkap pada wajah dan irama dinamis kesenian rakyat Blambangan yang tradisionil, dalam pemuliannya kepada kepercayaan Jawa-Hindu (Siwaisme), bahkan pemuliannya kepada kepercayaan dan tradisi murni warisan nenek moyang (Shamanisme, Animisme ).
Detail Information
Publisher
Proyek Pengembangan Media Kebudayaan
Bahasa
id
Last Updated
2023-12-19T05:51:53Z
Subjects / Keywords
Kebudayaan Tarian Tradisional Nilai Budaya Seni pertunjukkan
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

SMA KTB
SMA KTB
  • Login as Admin
  • Download Application Manual

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Visitor Statistics

Today 544
Online: 544 Onsite: 0
This Month 8.761
Online: 8.761 Onsite: 0
Total 44.015
Online: 44.015 Onsite: 0

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject


© 2026 — Powered by SLiMS | Managed by ePERPUS WhatsApp

Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search

Fill in one or more fields below to narrow your search

Where do you want to share?
Home OPAC Login Register