• Home
  • About Us
    History Vision and Mission Rules Service Hours Facilities Librarian Organizational Structure Library News
  • Library Services
    On-site Reading Service Circulation Service Reference Service Information Search Service Information Literacy Guidance Extension Service
  • Reference Services
    Information Desk Service Reference Collection Guidance Search Service Consultation Service Information Alert Service
  • Membership
    Member Area Guest Book Needs Survey Satisfaction Survey Online Member Registration FAQ
  • OPAC
  • Select Language : English Indonesian
All Computer Philosophy Religion Social Sciences Language Science Technology Arts Literature History

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
  1. SMA KTB
  2. Katalog
  3. Prosiding seminar estetik Galeri Nasional Indonesia #2 2015 ...
REPOSITORY ITEM
Kemendikdasmen Repository
Kembali

Prosiding seminar estetik Galeri Nasional Indonesia #2 2015 "Larut : seni, pengalaman & pengetahuan" bagian pertama

Galeri Nasional Indonesia, Galeri Nasional Indonesia

"Hal-hal yang dimunculkan oleh karya seni kontemporer bukan lagi ihwal keindahan semata, melainkan perubahan sensibilitas dalam memandang kenyataan (misalnya dalam seni rupa konseptual sejak 1960-an) dan penciptaan hubungan sosial yang baru. Muaranya adalah perubahan sosial. Bersamaan dengan itu, bergeserlah juga pengertian seniman sebagai subjek seni maupun karya seni sebagai objek seni ke arah yang lebih pastisipatoris. Oleh karena karya seni sesungguhnya tak lain daripada sejumput hubungan sosial, maka setiap orang yang bekerja melakukan perubahan hubungan sosial atau penciptaan hubungan sosial yang baru adalah seniman." (Martin Suryajaya, "Dorongan ke Arah Estetika Partisipatoris")

"Kalau seni ingin mengatakan sesuatu, yang bukan dirinya sendiri, apa yang belum terkatakan? Pertanyaan ini seolah-olah membingkai persoalan seni menjadi soal isi (apa yang dikatakan) ketimbang bentuk (cara mengatakannya). Namun sebenarnya tidak. Dalam pandangan saya seni selalu soal bentuk karena ia pertama-tama harus berwujud, baru kemudian bermakna. Oleh karena itu, soal apa yang belum terkatakan oleh seni mencakup dua hal: (yaitu) soal mengenali apa saja persoalan yang belum berhasil dikatakan, dan soal bentuk-bentuk yang belum berhasil ditemukan." (Kurniawan Adi Saputro, "Seni Mengatakan")
Detail Information
Publisher
Galeri Nasional Indonesia
Tahun
2015
Bahasa
id
Last Updated
2024-02-07T00:50:42Z
Subjects / Keywords
Kebudayaan Penelitian Seni rupa Seni dan Kesenian
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

SMA KTB
SMA KTB
  • Login as Admin
  • Download Application Manual

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Visitor Statistics

Today 796
Online: 796 Onsite: 0
This Month 5.517
Online: 5.517 Onsite: 0
Total 40.771
Online: 40.771 Onsite: 0

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject


© 2026 — Powered by SLiMS | Managed by ePERPUS WhatsApp

Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search

Fill in one or more fields below to narrow your search

Where do you want to share?
Home OPAC Login Register