APLIKASI DOSIS PUPUK GUANO TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L)
ELFIANA, RICHA
Kakao (Theobroma cacao L) merupakan salah satu tanaman perkebunan yang
strategis di Indonesia. Tanaman kakao memiliki nilai ekonomis yang tinggi,
karena daribijinya dapat diperoleh produk-produk ekstras imelalui proses
fermentasi. Pengembangan pembibitan kakao masih mengalami kendala pada
kesuburan tanah, kondis itanah di Riau ini masih didominasi oleh tanah podzolik
merah kuning (PMK) yang diketahui sedikit bahan organicnya dan sedikit
mengandung unsure hara untuk memperbaiki tanah tersebut maka harus dilakukan
penambahan pupuk organic seperti pupuk Guano, pupuk Guano dapat
meningkatkan kesuburan tanah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh
pemberian pupuk Guano dan mendapatkan dosis terbaik terhadap pertumbuhan
bibit kakao.
Penelitian telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian
Universitas Lancang Kuning Pekanbaru, Yang dilaksanakan selama 3bulan
dimulai dari bulan Maret2015 sampai Juni 2015. Penelitian di laksanakan dengan
menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), Adapun faktor yang diteliti adalah
Dosis Pupuk Guano Go= tanpa pemberian pupuk Guano: G1 = pemberian pupuk
Guano Dosis 5 gr/polibag: G2= pemberian pupuk Guano Dosis 10 gr/polibag:
G3= pemberian pupuk Guano Dosis 15 gr/polibag: G4= pemberian pupuk Guano
Dosis 20 gr/polibag. Adapun prameter yang di amati adalah tinggi tanaman,
jumlah daun, lebar daun, panjang daun, dan diameter batang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk Guano
berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, diameter
batang, sedangkan pada lebar daun tidak berpengaruh nyata dengan dosis terbaik
adalah 15 gr/polibag.
strategis di Indonesia. Tanaman kakao memiliki nilai ekonomis yang tinggi,
karena daribijinya dapat diperoleh produk-produk ekstras imelalui proses
fermentasi. Pengembangan pembibitan kakao masih mengalami kendala pada
kesuburan tanah, kondis itanah di Riau ini masih didominasi oleh tanah podzolik
merah kuning (PMK) yang diketahui sedikit bahan organicnya dan sedikit
mengandung unsure hara untuk memperbaiki tanah tersebut maka harus dilakukan
penambahan pupuk organic seperti pupuk Guano, pupuk Guano dapat
meningkatkan kesuburan tanah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh
pemberian pupuk Guano dan mendapatkan dosis terbaik terhadap pertumbuhan
bibit kakao.
Penelitian telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian
Universitas Lancang Kuning Pekanbaru, Yang dilaksanakan selama 3bulan
dimulai dari bulan Maret2015 sampai Juni 2015. Penelitian di laksanakan dengan
menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), Adapun faktor yang diteliti adalah
Dosis Pupuk Guano Go= tanpa pemberian pupuk Guano: G1 = pemberian pupuk
Guano Dosis 5 gr/polibag: G2= pemberian pupuk Guano Dosis 10 gr/polibag:
G3= pemberian pupuk Guano Dosis 15 gr/polibag: G4= pemberian pupuk Guano
Dosis 20 gr/polibag. Adapun prameter yang di amati adalah tinggi tanaman,
jumlah daun, lebar daun, panjang daun, dan diameter batang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk Guano
berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, diameter
batang, sedangkan pada lebar daun tidak berpengaruh nyata dengan dosis terbaik
adalah 15 gr/polibag.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2018
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2020-02-06T08:17:36Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography