APLIKASI PUPUK ORGANIK LIMBAH IKAN PADAT PROSES HIDROLISIS ENZIM PAPAIN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L)
MANULLANG, RIMRO
Tanaman selada (Lactuca sativa L) merupakan sayuran sudah lama di kenal
dikalangan masyarakat Indonesia, dikonsumsi dalam bentuk segar (lalapan)
karena rasanyanya yang enak dan lembut. Selada mengandung vitamin yang
dibutuhkan untuk kesehatan tubuh, seperti vitamin A, vitamin B dan vitamin C.
Saat ini, permintaan selada semakin meningkat seiring meningkatnya pola
kesadaran masayarakat akan konsumsi sayuran, selain itu salah satu faktor yang
cukup berpengaruh terhadap permintaan selada adalah semakin meningkatnya
usaha kuliner, seperti : humberger, salad, pecel lele dan hot dog.
Tanah di provinsi Riau didominasi jenis Podzolik Merah Kuning (PMK)
merupakan tanah marginal yang kurang baik untuk budidaya tanaman, namun
berdasarkan luas sebarannya sangat produktif dijadikan sebagai lahan pertanian,
untuk itu perlu dilkukan pembenahan yaitu pemberian pupuk organik.
Pupuk organik limbah ikan padat merupakan pupuk yang berasal dari
limbah ikan yang di proses secara kimia menggunakan enzim papain. Pupuk
organik limbah ikan mengandung unsur hara makro, yaitu C – Organik, N, P, K
yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman.Tujuan
penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh dan mendapatkan dosis terbaik
pupuk organik limbah ikan padat proses hidrolisis enzim papain terhadap
pertumbuhan dan produksi tanaman selada (Lactuca sativa L).
Penelitian ini dilakukan dengan eksperimen dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan lima taraf perlakuan
sehingga terdapat 4 ulangan. Setiap plot terdapat 4 (empat) polybag, sehingga
semuanya berjumlah 80 polybag dan dua tanaman dijadikan sebagai sampel dalam
setiap plot.
Hasil penelitian menyatakan bahwa pemberian pupuk organik limbah ikan
dengan hidrolisis enzim papain berpengaruh nyata terhadap tinggi, jumlah daun,
panjang daun, lebar daun, diameter batang, berat berangkas basah dan berat
konsumsi tanaman selada. Hasil terbaik pupuk organik limbah ikan dengan
hidrolis enzim papain terdapat pada taraf perlakuan R3 dengan dengan dosis 22,5
g/tanaman.
dikalangan masyarakat Indonesia, dikonsumsi dalam bentuk segar (lalapan)
karena rasanyanya yang enak dan lembut. Selada mengandung vitamin yang
dibutuhkan untuk kesehatan tubuh, seperti vitamin A, vitamin B dan vitamin C.
Saat ini, permintaan selada semakin meningkat seiring meningkatnya pola
kesadaran masayarakat akan konsumsi sayuran, selain itu salah satu faktor yang
cukup berpengaruh terhadap permintaan selada adalah semakin meningkatnya
usaha kuliner, seperti : humberger, salad, pecel lele dan hot dog.
Tanah di provinsi Riau didominasi jenis Podzolik Merah Kuning (PMK)
merupakan tanah marginal yang kurang baik untuk budidaya tanaman, namun
berdasarkan luas sebarannya sangat produktif dijadikan sebagai lahan pertanian,
untuk itu perlu dilkukan pembenahan yaitu pemberian pupuk organik.
Pupuk organik limbah ikan padat merupakan pupuk yang berasal dari
limbah ikan yang di proses secara kimia menggunakan enzim papain. Pupuk
organik limbah ikan mengandung unsur hara makro, yaitu C – Organik, N, P, K
yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman.Tujuan
penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh dan mendapatkan dosis terbaik
pupuk organik limbah ikan padat proses hidrolisis enzim papain terhadap
pertumbuhan dan produksi tanaman selada (Lactuca sativa L).
Penelitian ini dilakukan dengan eksperimen dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan lima taraf perlakuan
sehingga terdapat 4 ulangan. Setiap plot terdapat 4 (empat) polybag, sehingga
semuanya berjumlah 80 polybag dan dua tanaman dijadikan sebagai sampel dalam
setiap plot.
Hasil penelitian menyatakan bahwa pemberian pupuk organik limbah ikan
dengan hidrolisis enzim papain berpengaruh nyata terhadap tinggi, jumlah daun,
panjang daun, lebar daun, diameter batang, berat berangkas basah dan berat
konsumsi tanaman selada. Hasil terbaik pupuk organik limbah ikan dengan
hidrolis enzim papain terdapat pada taraf perlakuan R3 dengan dengan dosis 22,5
g/tanaman.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2018
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2020-02-06T08:18:57Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography