PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR TOP G2 TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis. Jacq) DI PRE-NURSERY
Prianto, Irpan Arip
Tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis. Jacq) merupakan salah satu
komoditi tanaman perkebunan yang menjadi unggulan di Indonesia, Hal ini
disebabkan karena dari tanaman kelapa sawit dapat menghasilkan minyak atau
lemak. Tanaman kelapa sawit juga menjadi penghasil nilai ekonomi terbesar
perhektarnya, didalam budidaya tanaman kelapa sawit harus melewati serangkaian
tahapan pembibitan, salah satu yang menjadi problema dalam pembibitan yaitu
media tanam. Sehingga media tanam sangat diperlukan untuk mendukung proses
pembibitan kelapa sawit yang baik dan berkualitas.
Pupuk organik cair TOP G2 adalah pupuk organik cair yang mengandung
14 hara makro dan mikro, mengandung 17 asam amino, mengandung C-organik
tinggi, mengandung hormon Zeatin/ Sitokinin & Giberelin (GA3) yang
bermanfaat bagi tanaman. dilaksanakan di Fakultas Pertanian Universitas Lancang
Kuning Kecamatan Rumbai dari bulan Oktober 2020 sampai Desember 2020.
Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh dan untuk
mendapatkan konsentrasi yang terbaik dari pemberian POC TOP G2 terhadap
pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis. Jacq) di pre-nursery.
Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 5 taraf perlakuan dan 4
ulangan, sehingga terdapat 20 plot percobaan, setiap plot terdiri dari 4 tanaman
dan 2 tanaman dijadikan sampel. Adapun formulasi penelitian terdiri dari T0 =
Tanpa poc top g2 (kontrol), T1 = 3 cc/liter air, T2 = 6 cc/liter air, T3 = 9 cc/liter
air, T4 = 12 cc/liter air. Pengamatan dilakukan pada akhir penelitian. Adapun
parameter yang akan di amati yaitu tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun,
dan luas daun.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian poc top g2 terhadap
pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis. Jacq) di pre-nursery
memberikan pengaruh yang nyata terhadap seluruh parameter. Hasil sidik ragam
dan uji DMRT 5% perlakuan yang memberikan hasil terbaik terhadap
pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis. Jacq) di pre-nursery adalah
pupuk organik cair T4 (TOP G2 12 cc/liter air).
komoditi tanaman perkebunan yang menjadi unggulan di Indonesia, Hal ini
disebabkan karena dari tanaman kelapa sawit dapat menghasilkan minyak atau
lemak. Tanaman kelapa sawit juga menjadi penghasil nilai ekonomi terbesar
perhektarnya, didalam budidaya tanaman kelapa sawit harus melewati serangkaian
tahapan pembibitan, salah satu yang menjadi problema dalam pembibitan yaitu
media tanam. Sehingga media tanam sangat diperlukan untuk mendukung proses
pembibitan kelapa sawit yang baik dan berkualitas.
Pupuk organik cair TOP G2 adalah pupuk organik cair yang mengandung
14 hara makro dan mikro, mengandung 17 asam amino, mengandung C-organik
tinggi, mengandung hormon Zeatin/ Sitokinin & Giberelin (GA3) yang
bermanfaat bagi tanaman. dilaksanakan di Fakultas Pertanian Universitas Lancang
Kuning Kecamatan Rumbai dari bulan Oktober 2020 sampai Desember 2020.
Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh dan untuk
mendapatkan konsentrasi yang terbaik dari pemberian POC TOP G2 terhadap
pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis. Jacq) di pre-nursery.
Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 5 taraf perlakuan dan 4
ulangan, sehingga terdapat 20 plot percobaan, setiap plot terdiri dari 4 tanaman
dan 2 tanaman dijadikan sampel. Adapun formulasi penelitian terdiri dari T0 =
Tanpa poc top g2 (kontrol), T1 = 3 cc/liter air, T2 = 6 cc/liter air, T3 = 9 cc/liter
air, T4 = 12 cc/liter air. Pengamatan dilakukan pada akhir penelitian. Adapun
parameter yang akan di amati yaitu tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun,
dan luas daun.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian poc top g2 terhadap
pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis. Jacq) di pre-nursery
memberikan pengaruh yang nyata terhadap seluruh parameter. Hasil sidik ragam
dan uji DMRT 5% perlakuan yang memberikan hasil terbaik terhadap
pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis. Jacq) di pre-nursery adalah
pupuk organik cair T4 (TOP G2 12 cc/liter air).
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2021
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2022-06-08T04:22:21Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography