EFIKASI PEMBERIAN PUPUK CAIR BIOTRENT TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L)
Febrianto, Joko
Tanaman kakao (Theobroma cacao L) merupakan salah satu tanaman
perkebunan yang strategis di Indonesia. Tanaman kakao memiliki nilai ekonomis
yang tinggi, karena dari bijinya dapat diperoleh bubuk kakao dan produk-produk
turunannya. Pertumbuhan bibit kakao akan optimal apabila pada media tanam
tersedia unsur hara yang cukup. Riau pada umumnya memiliki tanah dengan jenis
Podzolik Merah Kuning (PMK) yang miskin akan unsur hara, pH rendah serta
tingkat keasaman yang tinggi sehingga menyebabkan pertumbuhan bibit kakao
tidak optimal. Pupuk cair Biotrent merupakan salah satu pupuk cair hayati yang
memiliki kandungan Azotobacter sp,Lactobacillus sp, Bakteri Pelarut Fosfat,
Actinomycetes sp, Rhizobium sp, Citrobacter sp, Acetobacter sp, NPK dan unsure
hara lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan
mendapatkan konsentrasi terbaik pupuk cair biotrent terhadap pertumbuhan bibit
kakao (Theobroma Cacao L).
Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) nonfaktorial. Percobaan dilakukan dengan lima
(5) perlakuan yaitu B0= tanpa pemberian biotrent, B1 konsentrasi biotrent 0,5 %, B2
konsentrasi biotrent 1 %, B3 konsentrasi biotrent 1,5 %, B4 konsentrasi biotrent 2
%. Terdapat empat (4) ulangan, sehingga diperoleh 20 plot percobaan. Setiap plot
percobaan terdiri dari 4 tanaman dan 2 tanaman dijadikan sampel. Hasil penelitian
ini menyatakan pemberian Pupuk Cair Biotrent berpengaruh nyata terhadap
parameter pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun dan diameter
batang. Hasil terbaik terdapat pada perlakuan B4 dengan konsentrasi 2 %.
perkebunan yang strategis di Indonesia. Tanaman kakao memiliki nilai ekonomis
yang tinggi, karena dari bijinya dapat diperoleh bubuk kakao dan produk-produk
turunannya. Pertumbuhan bibit kakao akan optimal apabila pada media tanam
tersedia unsur hara yang cukup. Riau pada umumnya memiliki tanah dengan jenis
Podzolik Merah Kuning (PMK) yang miskin akan unsur hara, pH rendah serta
tingkat keasaman yang tinggi sehingga menyebabkan pertumbuhan bibit kakao
tidak optimal. Pupuk cair Biotrent merupakan salah satu pupuk cair hayati yang
memiliki kandungan Azotobacter sp,Lactobacillus sp, Bakteri Pelarut Fosfat,
Actinomycetes sp, Rhizobium sp, Citrobacter sp, Acetobacter sp, NPK dan unsure
hara lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan
mendapatkan konsentrasi terbaik pupuk cair biotrent terhadap pertumbuhan bibit
kakao (Theobroma Cacao L).
Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) nonfaktorial. Percobaan dilakukan dengan lima
(5) perlakuan yaitu B0= tanpa pemberian biotrent, B1 konsentrasi biotrent 0,5 %, B2
konsentrasi biotrent 1 %, B3 konsentrasi biotrent 1,5 %, B4 konsentrasi biotrent 2
%. Terdapat empat (4) ulangan, sehingga diperoleh 20 plot percobaan. Setiap plot
percobaan terdiri dari 4 tanaman dan 2 tanaman dijadikan sampel. Hasil penelitian
ini menyatakan pemberian Pupuk Cair Biotrent berpengaruh nyata terhadap
parameter pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun dan diameter
batang. Hasil terbaik terdapat pada perlakuan B4 dengan konsentrasi 2 %.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2021
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2022-06-08T04:22:23Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography