PENGARUH PEMBERIAN PUPUK AGROBOST TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TERUNG (Solanum melongena L)
Nainggolan, Candra
Tanaman terung (Solanum melongena L) merupakan jenis sayuran yang
memiliki nilai ekonomis yang tinggi, karena dapat dimakan langsung atau diolah
menjadi berbagai masakan baik masakan dalam negeri maupun luar negeri. Selain
itu juga terung dapat dimanfaatkan sebagai obat – obatan. Di pekanbaru produksi
tanaman terung masih rendah, hal ini disebabkan oleh kondisi tanah di Riau masih
tergolong miskin unsur hara, sehingga dibutuhkan teknologi untuk meningkatkan
pertumbuhan dan produksi tanaman terung tersebut yaitu dengan pemupukan.
Salah satu pupuk yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman
terung adalah pupuk Agrobost.
Pupuk Agrobost adalah pupuk cair dengan teknologi terapan yang
mengadung Azotobakter sp, Azosprilium sp, mikroba pelarut fosfat, mikroba
selulotik, Laktobacilus sp, Pseudomonas sp dan unsur mikro lain. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan konsentrasi Agrobost
yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman terung.
Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen di kebun percobaan
Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning Pekanbaru pada bulan Juli sampai
dengan September 2018 dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL)
nonfaktorial, terdiri dari (5) taraf perlakuan yaitu A0 = tanpa pemberian Agobost,
A1 = pemberian 15ml/l, A2 = pemberian 30ml/l, A3 = pemberian 45ml/l dan A4 =
pemberian 60ml/l. terdapat 4 ulangan sehingga terdapat 20 plot percobaan, setiap
plot terdapat 4 tanaman dan 2 tanaman sebagai sampel. Parameter yang diamati
yaitu umur berbunga, tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah
buah/tanaman dan berat buah/tanaman.
Hasil penelitian menyatakan bahwa pemberian pupuk Agrobost
berpengaruh tidak nyata terhadap umur berbunga, tinggi tanaman, jumlah cabang,
namun berpengaruh nyata terhadap jumlah buah dan berat buah pertanaman.
Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan A2 (pemberian 30ml/l).
memiliki nilai ekonomis yang tinggi, karena dapat dimakan langsung atau diolah
menjadi berbagai masakan baik masakan dalam negeri maupun luar negeri. Selain
itu juga terung dapat dimanfaatkan sebagai obat – obatan. Di pekanbaru produksi
tanaman terung masih rendah, hal ini disebabkan oleh kondisi tanah di Riau masih
tergolong miskin unsur hara, sehingga dibutuhkan teknologi untuk meningkatkan
pertumbuhan dan produksi tanaman terung tersebut yaitu dengan pemupukan.
Salah satu pupuk yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman
terung adalah pupuk Agrobost.
Pupuk Agrobost adalah pupuk cair dengan teknologi terapan yang
mengadung Azotobakter sp, Azosprilium sp, mikroba pelarut fosfat, mikroba
selulotik, Laktobacilus sp, Pseudomonas sp dan unsur mikro lain. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan konsentrasi Agrobost
yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman terung.
Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen di kebun percobaan
Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning Pekanbaru pada bulan Juli sampai
dengan September 2018 dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL)
nonfaktorial, terdiri dari (5) taraf perlakuan yaitu A0 = tanpa pemberian Agobost,
A1 = pemberian 15ml/l, A2 = pemberian 30ml/l, A3 = pemberian 45ml/l dan A4 =
pemberian 60ml/l. terdapat 4 ulangan sehingga terdapat 20 plot percobaan, setiap
plot terdapat 4 tanaman dan 2 tanaman sebagai sampel. Parameter yang diamati
yaitu umur berbunga, tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah
buah/tanaman dan berat buah/tanaman.
Hasil penelitian menyatakan bahwa pemberian pupuk Agrobost
berpengaruh tidak nyata terhadap umur berbunga, tinggi tanaman, jumlah cabang,
namun berpengaruh nyata terhadap jumlah buah dan berat buah pertanaman.
Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan A2 (pemberian 30ml/l).
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2018
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2022-06-08T04:25:12Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography