ANALISIS USAHA AGROINDUSTRI TAHU DI KAMPUNG TUALANG KECAMATAN TUALANG KABUPATEN SIAK
Tarmizi, Tarmizi
Penelitian ini bertujuan untuk : 1.
Menganalisis Usaha Agroindustri Tahu di Kampung Tualang Kecamatan
Tualang Kabupaten Siak. 2 .Mengetahui kelayakan usaha dari Usaha
Agroindustri Tahu di Kampung Tualang. 3. Mengetahui besar nilai tambah
produksi dari Usaha Agroindustri Tahu di Kampung Tualang. Jenis data
yang di gunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.
Sampel diambil secara sengaja (Purposive Sampling) diambil satu dengan
pertimbangan di lihat dari skala usaha yang paling besar yaitu usaha tahu
Bapak Mukhlas. Analisis data yang digunakan adalah Benefit Cost Ratio
(BCR) Dan Nilai tambah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa
Biaya tetap (penyusutan alat) yang dikeluarkan setiap bulannya Rp
221.950,-, Biaya tidak tetap meliputi biaya bahan baku, penunjang, tenaga
kerja dan biaya tambahan, yang dikeluarkan dalam satu bulan adalah
86.284.900,-. Biaya produksi yang dikeluarkan setiap bulannya Rp.
86.506.850,-. Pendapatan kotor yang diperoleh 107.044.984,-. Pendapatan
bersih yang diterima oleh pengusaha agroindustri tahu adalah Rp
20.538.134,-. Total Produksi sebanyak 1.643 ember dengan harga rata-rata
Rp 65.000. Benefit Cost Ratio (BCR) dari usaha agroindustri tahu Bapak
Mukhlas adalah sebesar 1,24 berarti bahwa setiap satu rupiah biaya
dikeluarkan maka Bapak Mukhlas akan memperoleh pendapatan bersih Rp
0,24 dengan kata lain usaha agroindustri tahu Bapak Mukhlas ini layak
untuk dilanjutkan, karena BCRnya besar dari 1 (satu). Sedangkan nilai
tambah yang diperoleh dari pengolahan kedelai per bulan produksi tahu
menjadi Rp. 30.425.384,-. Ini menunjukkan bahwa produk lanjutan kedelai
menjadi tahu dapat memberikan nilai tambah.
Menganalisis Usaha Agroindustri Tahu di Kampung Tualang Kecamatan
Tualang Kabupaten Siak. 2 .Mengetahui kelayakan usaha dari Usaha
Agroindustri Tahu di Kampung Tualang. 3. Mengetahui besar nilai tambah
produksi dari Usaha Agroindustri Tahu di Kampung Tualang. Jenis data
yang di gunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.
Sampel diambil secara sengaja (Purposive Sampling) diambil satu dengan
pertimbangan di lihat dari skala usaha yang paling besar yaitu usaha tahu
Bapak Mukhlas. Analisis data yang digunakan adalah Benefit Cost Ratio
(BCR) Dan Nilai tambah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa
Biaya tetap (penyusutan alat) yang dikeluarkan setiap bulannya Rp
221.950,-, Biaya tidak tetap meliputi biaya bahan baku, penunjang, tenaga
kerja dan biaya tambahan, yang dikeluarkan dalam satu bulan adalah
86.284.900,-. Biaya produksi yang dikeluarkan setiap bulannya Rp.
86.506.850,-. Pendapatan kotor yang diperoleh 107.044.984,-. Pendapatan
bersih yang diterima oleh pengusaha agroindustri tahu adalah Rp
20.538.134,-. Total Produksi sebanyak 1.643 ember dengan harga rata-rata
Rp 65.000. Benefit Cost Ratio (BCR) dari usaha agroindustri tahu Bapak
Mukhlas adalah sebesar 1,24 berarti bahwa setiap satu rupiah biaya
dikeluarkan maka Bapak Mukhlas akan memperoleh pendapatan bersih Rp
0,24 dengan kata lain usaha agroindustri tahu Bapak Mukhlas ini layak
untuk dilanjutkan, karena BCRnya besar dari 1 (satu). Sedangkan nilai
tambah yang diperoleh dari pengolahan kedelai per bulan produksi tahu
menjadi Rp. 30.425.384,-. Ini menunjukkan bahwa produk lanjutan kedelai
menjadi tahu dapat memberikan nilai tambah.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2019
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2022-06-08T04:47:17Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography