PENGARUH PEMBERIAN PUPUK HERBAFARM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.Merr)
Abdurruhim, Aceng
Kedelai (Glycine max L.Merr) merupakan sumber protein nabati yang
besar untuk kebutuhan gizi, artinya untuk kesehatan dan perkembangan tubuh
manusia terutama sebagai pemenuhan konsumsi protein nabati. Kebutuhan akan
protein dimasyarakat Indonesia terus meningkat, begitu juga di provinsi Riau.
Sumber protein yang mudah didapatkan dengan harga yang terjangkau.
Rendahnya produksi kedelai disebabkan oleh beberapa faktor, salah
satunya produktivitas lahan yang rendah. Provinsi Riau didominasi tanah Podzolik
Merah Kuning (PMK). Tanah PMK merupakan tanah marginal yang memiliki
tingkat kesuburan rendah, bahan organik yang rendah dan miskin akan unsur hara.
Herbafarm adalah pupuk yang mengandung mikroorganisme dan unsur
hara tambahan yang diperlukan tanaman dalam proses pertumbuhan dan
perkembangannya. Pupuk Herbafarm merupakan pupuk pelengkap cair organik
yang diaplikasikan melalui daun, batang dan daerah sekitar akar (tanah). Pupuk
ini berperan dalam memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah, menyediakan
hara esensial bagi tanaman, merangsang pertumbuhan tanaman dan meningkatkan
daya tahan terhadap serangan hama dan penyakit, meningkatkan aktivitas
mikrobiologi tanah sehingga proses penyerapan hara menjadi lebih efisien, serta
meningkatkan efisiensi pemupukan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan untuk
mendapatkan konsentrasi terbaik dari penggunaan pupuk Herbafarm terhadap
pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai (Glycine max L.Merr).
Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan lima perlakuan dan
terdapat 4 ulangan, sehingga berjumlah 20 plot dan setiap plot terdapat 16
tanaman dan 4 tanaman dijadikan sebagai sampel dalam setiap plot. Adapun
perlakuan yang di uji adalah H0= 0 cc/l, H1= 3 cc/l, H2= 6 cc/l, H3= 9cc/l dan
H4= 12 cc/l air.
Hasil penelitian menyatakan bahwa pemberian pupuk Herbafarm
berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah
polong pertanaman, berat biji kering dan berat 100 biji kering. Hasil terbaik dari
pupuk Herbafarm terdapat pada perlakuan H3 dengan konsentrasi 9 cc/l air
besar untuk kebutuhan gizi, artinya untuk kesehatan dan perkembangan tubuh
manusia terutama sebagai pemenuhan konsumsi protein nabati. Kebutuhan akan
protein dimasyarakat Indonesia terus meningkat, begitu juga di provinsi Riau.
Sumber protein yang mudah didapatkan dengan harga yang terjangkau.
Rendahnya produksi kedelai disebabkan oleh beberapa faktor, salah
satunya produktivitas lahan yang rendah. Provinsi Riau didominasi tanah Podzolik
Merah Kuning (PMK). Tanah PMK merupakan tanah marginal yang memiliki
tingkat kesuburan rendah, bahan organik yang rendah dan miskin akan unsur hara.
Herbafarm adalah pupuk yang mengandung mikroorganisme dan unsur
hara tambahan yang diperlukan tanaman dalam proses pertumbuhan dan
perkembangannya. Pupuk Herbafarm merupakan pupuk pelengkap cair organik
yang diaplikasikan melalui daun, batang dan daerah sekitar akar (tanah). Pupuk
ini berperan dalam memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah, menyediakan
hara esensial bagi tanaman, merangsang pertumbuhan tanaman dan meningkatkan
daya tahan terhadap serangan hama dan penyakit, meningkatkan aktivitas
mikrobiologi tanah sehingga proses penyerapan hara menjadi lebih efisien, serta
meningkatkan efisiensi pemupukan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan untuk
mendapatkan konsentrasi terbaik dari penggunaan pupuk Herbafarm terhadap
pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai (Glycine max L.Merr).
Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan lima perlakuan dan
terdapat 4 ulangan, sehingga berjumlah 20 plot dan setiap plot terdapat 16
tanaman dan 4 tanaman dijadikan sebagai sampel dalam setiap plot. Adapun
perlakuan yang di uji adalah H0= 0 cc/l, H1= 3 cc/l, H2= 6 cc/l, H3= 9cc/l dan
H4= 12 cc/l air.
Hasil penelitian menyatakan bahwa pemberian pupuk Herbafarm
berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah
polong pertanaman, berat biji kering dan berat 100 biji kering. Hasil terbaik dari
pupuk Herbafarm terdapat pada perlakuan H3 dengan konsentrasi 9 cc/l air
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2019
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2022-06-08T04:47:25Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography