POTENSI CADANGAN KARBON PADA HUTAN LARANGAN ADAT GHIMBO POTAI KENEGERIAN RUMBIO
Situmorang, Evi Erni Meliadi
Hutan merupakan penyerap karbon terbesar dan memiliki peranan yang
penting dalam siklus karbon global dan dapat menyimpan karbon lebih besar
dibandingkan dengan tipe vegetasi lainnya. Hutan dapat berperan penting dalam
menjaga kestabilan iklim global karena kemampuannya menyerap CO2 melalui
proses fotosintesis. Kemampuan hutan dalam menyerap dan menyimpan karbon
tidak sama baik di hutan alam, hutan tanaman, hutan payau, hutan rawa maupun
hutan rakyat yang tergantung pada jenis pohon, tipe tanah dan topografi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menghitung potensi
cadangan karbon yang tersimpan pada Hutan Larangan Adat Ghimbo Potai
Kenegerian Rumbio. Penelitian ini dilakukan selama ± 2 bulan yaitu bulan Mei
sampai Juni 2020. Penelitian ini dilakukan di Hutan Larangan Adat Ghimbo Potai
Kenegerian Rumbio yang berlokasi di Desa Rumbio, Kecamatan Kampar,
Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Metode yang digunakan pada penelitian ini
yaitu kuantitatif dengan cara non-destructive dengan mengukur diameter tingkat
pancang, tingkat tiang dan tingkat pohon dengan Phiband dan destructive dengan
mencabut semua tumbuhan bawah yang berada dalam plot. Sedangkan teknik
sampling yang digunakan adalah Systematic Sampling dengan jumlah sampel plot
sebanyak 17 plot.
Berdasarkan hasil penelitian, maka diperoleh potensi biomassa yang
tersimpan pada tingkat pohon sebesar 143,25 ton/ha, tingkat tiang sebesar 77
ton/ha, tingkat pancang sebesar 3,56 ton/ha, tumbuhan bawah sebesar 0,056
ton/ha, dan serasah sebesar 4,606 ton/ha. Untuk cadangan karbon tingkat pohon
sebesar 71,75 ton/ha, tingkat tiang sebesar 38 ton/ha, tingkat pancang sebesar 18
ton/ha, tumbuhan bawah sebesar 0,026 ton/ha, serasah sebesar 2,165 ton/ha. Serta
potensi kemampuan pohon dalam menyerap CO2 yaitu tingkat pohon sebesar 263
ton/ha, tingkat tiang sebesar 141 ton/ha, tingkat pancang sebesar 65,6 ton/ha,
tumbuhan bawah sebesar 0,09 ton/ha, serasah sebesar 7,94 ton/ha. Untuk potensi
biomassa keseluruhan pada semua tingkat yaitu sebesar 228,472 ton/ha, Untuk
potensi cadangan karbon keseluruhan pada semua tingkatan yaitu sebesar 129,941
ton/ha, Untuk potensi serapan CO2 keseluruhan pada semua tingkat yaitu sebesar
477,53 ton/ha. Sehingga dapat diduga bahwa potensi karbon yang ada pada Hutan
Larangan Adat Ghimbo Potai Kenegerian Rumbio yaitu sebesar 9.095,87 ton dan
untuk serapan CO2 yang ada pada Hutan Larangan Adat Ghimbo Potai Kenegerian
Rumbio yaitu sebesar 33.427,1 ton.
penting dalam siklus karbon global dan dapat menyimpan karbon lebih besar
dibandingkan dengan tipe vegetasi lainnya. Hutan dapat berperan penting dalam
menjaga kestabilan iklim global karena kemampuannya menyerap CO2 melalui
proses fotosintesis. Kemampuan hutan dalam menyerap dan menyimpan karbon
tidak sama baik di hutan alam, hutan tanaman, hutan payau, hutan rawa maupun
hutan rakyat yang tergantung pada jenis pohon, tipe tanah dan topografi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menghitung potensi
cadangan karbon yang tersimpan pada Hutan Larangan Adat Ghimbo Potai
Kenegerian Rumbio. Penelitian ini dilakukan selama ± 2 bulan yaitu bulan Mei
sampai Juni 2020. Penelitian ini dilakukan di Hutan Larangan Adat Ghimbo Potai
Kenegerian Rumbio yang berlokasi di Desa Rumbio, Kecamatan Kampar,
Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Metode yang digunakan pada penelitian ini
yaitu kuantitatif dengan cara non-destructive dengan mengukur diameter tingkat
pancang, tingkat tiang dan tingkat pohon dengan Phiband dan destructive dengan
mencabut semua tumbuhan bawah yang berada dalam plot. Sedangkan teknik
sampling yang digunakan adalah Systematic Sampling dengan jumlah sampel plot
sebanyak 17 plot.
Berdasarkan hasil penelitian, maka diperoleh potensi biomassa yang
tersimpan pada tingkat pohon sebesar 143,25 ton/ha, tingkat tiang sebesar 77
ton/ha, tingkat pancang sebesar 3,56 ton/ha, tumbuhan bawah sebesar 0,056
ton/ha, dan serasah sebesar 4,606 ton/ha. Untuk cadangan karbon tingkat pohon
sebesar 71,75 ton/ha, tingkat tiang sebesar 38 ton/ha, tingkat pancang sebesar 18
ton/ha, tumbuhan bawah sebesar 0,026 ton/ha, serasah sebesar 2,165 ton/ha. Serta
potensi kemampuan pohon dalam menyerap CO2 yaitu tingkat pohon sebesar 263
ton/ha, tingkat tiang sebesar 141 ton/ha, tingkat pancang sebesar 65,6 ton/ha,
tumbuhan bawah sebesar 0,09 ton/ha, serasah sebesar 7,94 ton/ha. Untuk potensi
biomassa keseluruhan pada semua tingkat yaitu sebesar 228,472 ton/ha, Untuk
potensi cadangan karbon keseluruhan pada semua tingkatan yaitu sebesar 129,941
ton/ha, Untuk potensi serapan CO2 keseluruhan pada semua tingkat yaitu sebesar
477,53 ton/ha. Sehingga dapat diduga bahwa potensi karbon yang ada pada Hutan
Larangan Adat Ghimbo Potai Kenegerian Rumbio yaitu sebesar 9.095,87 ton dan
untuk serapan CO2 yang ada pada Hutan Larangan Adat Ghimbo Potai Kenegerian
Rumbio yaitu sebesar 33.427,1 ton.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2020
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2022-06-09T04:39:24Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography