PEMANFAATAN DAN KUALITAS AIR NIRA DAN GULA AREN (Arenga pinnata) DI DESA KIAB JAYA KECAMATAN BANDAR SEI KIJANG KABUPATEN PELALAWAN
Tama, Ferbri Dwi
Pohon aren atau enau (Arenga pinnata Merr) merupakan tumbuhan yang
menghasilkan produk olahan yang bermanfaat dan banyak dikonsumsi orang.
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat, pemanfaatan aren mulai
menjadi salah satu fokus masyarakat dalam mengembangkan hasil hutan bukan
kayu. Pengembangan aren masih memiliki banyak kendala dan beberapa
permasalahan seperti, pemanfaatannya yang masih secara tradisional, penanganan
pasca panen tumbuhan aren yang masih belum terkendali dengan baik,
pengolahannya yang masih rendah, kualitas produk yang dihasilkan juga rendah
serta proses pemasarannya. Pengolahan produk olahan dari tanaman aren yang
terdapat di Desa Kiab Kecamatan Bandar Seikijang belum banyak diketahui oleh
masyarakat di sekitar kawasan Kecamatan Bandar Seikijang terutama kualitas
produknya.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui proses pengolahan air nira menjadi
gula aren dan kualitas air nira pada gula yang diproduksi oleh petani aren di Desa
Kiab Jaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
pengambilan data lapangan, uji laboratorium, dimana uji dilakukan adalah uji
karakteristik dan uji organoleptik. Uji karakteristik meliputi pH, kadar air, kadar
abu, dan berat jenis. Uji organoleptik meliputi warna, aroma, dan tekstur.
Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa proses pengolahan air nira menjadi
gula aren, yaitu membersihkan pelepah tandan bunga aren dari ijuk-ijuk yang
menempelkan di tandan bunga aren. Pemotongan tandan bunga aren dilakukan
mengunakan pisau atau parang yang tajam dan bersih. Setelah dipotong tandan
bunga aren dipasang tempat penampungan air nira yang terdiri dari bambu,
jerigen dan wadah plastik atau ember yang dipanen air nira diwaktu pagi dan sore
hari. Adapun proses pengolahan gula merah aren sebangai berikut: persiapan alat
dan bahan yang diperlukan antara lain: kayu api daun pisang kering dan tali,
penyaringan air nira yang sudah di panen, dan serta memasukanmya ke dalam
kuali, memasak air nira yang sudah di dalam kuali dalam waktu kurang lebih 6
jam tergantung banyaknya air nira aren, setelah air nira sudah menguning dan
mengeluarkan buih –buih yang muncul dipermukaan maka sudah bisa diangkat
dari tempat perapian, pengandukan dilakukan sampai mengental dan sudah bisa
dipindahkan ke tempat cetakan yang sudah disediakan. Setelah mulai mengental,
kemudian memasukan ke dalam cetakan gula aren yang sudah disiapkan dalam
setiap cetakan gula aren terdiri dari setengah kilo yang di butuhkan waktu didalam
cetakan gula aren lebih kurang 2 jam. Setelah gula aren keras, menjadi bongkahan
gula merah, selanjut gula aren siap dikonsumsi dan dijual. Kualitas pada air nira,
yaitu air nira yang dihasilkan oleh petani di Desa Kiab Jaya memiliki pH 5,37 –
6,37, Kadar Air 34,53 – 55,51 %, Kadar Abu 0,10 -0,26 %, Berat Jenis 1,03-1,10
%. Gula aren yang diolah air nira memiliki warna kecoklatan sampai coklat,
aroma harum, tekstur lunak, kadar air 6,79 % dan kadar abu 2,82 %.
menghasilkan produk olahan yang bermanfaat dan banyak dikonsumsi orang.
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat, pemanfaatan aren mulai
menjadi salah satu fokus masyarakat dalam mengembangkan hasil hutan bukan
kayu. Pengembangan aren masih memiliki banyak kendala dan beberapa
permasalahan seperti, pemanfaatannya yang masih secara tradisional, penanganan
pasca panen tumbuhan aren yang masih belum terkendali dengan baik,
pengolahannya yang masih rendah, kualitas produk yang dihasilkan juga rendah
serta proses pemasarannya. Pengolahan produk olahan dari tanaman aren yang
terdapat di Desa Kiab Kecamatan Bandar Seikijang belum banyak diketahui oleh
masyarakat di sekitar kawasan Kecamatan Bandar Seikijang terutama kualitas
produknya.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui proses pengolahan air nira menjadi
gula aren dan kualitas air nira pada gula yang diproduksi oleh petani aren di Desa
Kiab Jaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
pengambilan data lapangan, uji laboratorium, dimana uji dilakukan adalah uji
karakteristik dan uji organoleptik. Uji karakteristik meliputi pH, kadar air, kadar
abu, dan berat jenis. Uji organoleptik meliputi warna, aroma, dan tekstur.
Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa proses pengolahan air nira menjadi
gula aren, yaitu membersihkan pelepah tandan bunga aren dari ijuk-ijuk yang
menempelkan di tandan bunga aren. Pemotongan tandan bunga aren dilakukan
mengunakan pisau atau parang yang tajam dan bersih. Setelah dipotong tandan
bunga aren dipasang tempat penampungan air nira yang terdiri dari bambu,
jerigen dan wadah plastik atau ember yang dipanen air nira diwaktu pagi dan sore
hari. Adapun proses pengolahan gula merah aren sebangai berikut: persiapan alat
dan bahan yang diperlukan antara lain: kayu api daun pisang kering dan tali,
penyaringan air nira yang sudah di panen, dan serta memasukanmya ke dalam
kuali, memasak air nira yang sudah di dalam kuali dalam waktu kurang lebih 6
jam tergantung banyaknya air nira aren, setelah air nira sudah menguning dan
mengeluarkan buih –buih yang muncul dipermukaan maka sudah bisa diangkat
dari tempat perapian, pengandukan dilakukan sampai mengental dan sudah bisa
dipindahkan ke tempat cetakan yang sudah disediakan. Setelah mulai mengental,
kemudian memasukan ke dalam cetakan gula aren yang sudah disiapkan dalam
setiap cetakan gula aren terdiri dari setengah kilo yang di butuhkan waktu didalam
cetakan gula aren lebih kurang 2 jam. Setelah gula aren keras, menjadi bongkahan
gula merah, selanjut gula aren siap dikonsumsi dan dijual. Kualitas pada air nira,
yaitu air nira yang dihasilkan oleh petani di Desa Kiab Jaya memiliki pH 5,37 –
6,37, Kadar Air 34,53 – 55,51 %, Kadar Abu 0,10 -0,26 %, Berat Jenis 1,03-1,10
%. Gula aren yang diolah air nira memiliki warna kecoklatan sampai coklat,
aroma harum, tekstur lunak, kadar air 6,79 % dan kadar abu 2,82 %.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2020
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2022-06-09T04:39:28Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography