ANALISIS AGROINDUSTRI NENAS UD BERKAT BERSAMA DI DESA KUALU NENAS KECAMATAN TAMBANG KABUPATEN KAMPAR
Mufti, Mufti; Nizar, Rini; Nurwati, Niken
Nenas (Ananas comosus L) merupakan tanaman buah yang berasal dari
Brazil. Nenas selain dapat dimakan secara langsung dapat diolah lebih lanjut
menjadi keripik nenas, dodol nenas, selai, sirop dan lainnya. Di Desa Kualu Nenas
terdapat agroindustri yang berbahan baku nenas yaitu keripik nenas, wajik nenas dan
dodol nenas. Keripik nenas merupakan produk olahan yang paling banyak
dikembangkan oleh pengrajin pengolahan nenas di Desa Kualu Nenas. Pengolahan
hasil pertanian atau agroindustri merupakan subsistem agribisnis yang sangat
besar peranannya dalam meningkatkan nilai tambah dari hasil pertanian
Pengusaha juga akan berusaha melakukan usaha dengan layak agar
mendapatkan pendapatan yang maksimal untuk meningkatkan kesejahteraannya.
Berkaitan dengan kondisi ini maka penelitian ini bertujuan untuk melakukan
analisis kelayakan usaha, Break Even Poin (BEP), dan nilai tambah yang mampu
dihasilkan oleh industri nenas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Agroindustri
nenas "Berkat Bersama Usaha pada bulan Mei 2016 menghasilkan produk keripik
nenas sebesar 651 Kg. dengan biaya produksi yang dikeluarkan Rp. Sebesar
45.475.122,- dan pendapatan bersih yang diperoleh sebesar Rp. 13.114.878,-.
Hasil Analisis BEP menunjukkan bahwa usaha ini dalam kondisi impas bila
memproduksi keripik nenas 60 Kg dengan penerimaan sebesar Rp. 5.371.598,-.
Jika diharapkan laba Rp. 20.000.000,-, maka penjualan kripik harus mencapai 902
Kg. Nilai tambah yang dihasilkan oleh usaha “Berkat Bersama” adalah sebesar
Rp. 872,- dari per kilogram nenas segar.
Brazil. Nenas selain dapat dimakan secara langsung dapat diolah lebih lanjut
menjadi keripik nenas, dodol nenas, selai, sirop dan lainnya. Di Desa Kualu Nenas
terdapat agroindustri yang berbahan baku nenas yaitu keripik nenas, wajik nenas dan
dodol nenas. Keripik nenas merupakan produk olahan yang paling banyak
dikembangkan oleh pengrajin pengolahan nenas di Desa Kualu Nenas. Pengolahan
hasil pertanian atau agroindustri merupakan subsistem agribisnis yang sangat
besar peranannya dalam meningkatkan nilai tambah dari hasil pertanian
Pengusaha juga akan berusaha melakukan usaha dengan layak agar
mendapatkan pendapatan yang maksimal untuk meningkatkan kesejahteraannya.
Berkaitan dengan kondisi ini maka penelitian ini bertujuan untuk melakukan
analisis kelayakan usaha, Break Even Poin (BEP), dan nilai tambah yang mampu
dihasilkan oleh industri nenas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Agroindustri
nenas "Berkat Bersama Usaha pada bulan Mei 2016 menghasilkan produk keripik
nenas sebesar 651 Kg. dengan biaya produksi yang dikeluarkan Rp. Sebesar
45.475.122,- dan pendapatan bersih yang diperoleh sebesar Rp. 13.114.878,-.
Hasil Analisis BEP menunjukkan bahwa usaha ini dalam kondisi impas bila
memproduksi keripik nenas 60 Kg dengan penerimaan sebesar Rp. 5.371.598,-.
Jika diharapkan laba Rp. 20.000.000,-, maka penjualan kripik harus mencapai 902
Kg. Nilai tambah yang dihasilkan oleh usaha “Berkat Bersama” adalah sebesar
Rp. 872,- dari per kilogram nenas segar.
Detail Information
- Publisher
- Pertanian
- Tahun
- 2018
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-11-07T03:23:40Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography