UJI ZPT HANTU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI SELADA MERAH (Lactuca sativa)
Lidar, Seprita; Mutryarny, Enny
Tanaman selada merupakan salah satu sayuran yang mempunyai nilai
komersial dan prospek yang cukup baik untuk dikembangkan, karena kandungan
gizi dan khasiatnya bagi kesehatan. Permintaan terhadap tanaman selada ini terus
meningkat sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk dan kesadaran penduduk
akan kebutuhan gizi serta berkembangnya usaha kuliner. Selada merah new red fire
keriting bewarna merah sampai kehitaman daunnya, semakin merah bila mendapat
sinar matahari penuh, umurnya tergolong genjah, tahan terhadap kondisi panas dan
dingin. Selada jenis ini belum banyak ditanam di Riau. sementara jenis selada ini
dapat ditanam di Riau karena dataran rendah yang memiliki cahaya penuh yang
dibutuhkan selada. Masalahnya tanah di Provinsi Riau umumnya didominasi oleh
jenis tanah Ultisol, maka untuk mengatasinya adalah dengan pengembangan
budidaya yang baik seperti pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Hantu. ZPT
Hantu mengandung Asam Giberelat, Asam Indol Asetat, Kinetin dan Zeatin.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan konsentrasi
ZPT Hantu yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi selada merah.
Penelitian dilaksanakan secara eksperimen dengan Rancangan Acak
Lengkap dan 5 taraf perlakuan yaitu tanpa pemberian ZPT Hantu (H0), pemberian
1 ml/l air (H1), pemberian 2 ml/l air (H2), pemberian 3 ml/l air (H3) dan pemberian
4 ml/l air (H4) dengan 4 (empat) ulangan. Data dianalisis dengan sidik ragam dan
dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa ZPT Hantu dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman selada
merah, dengan konsentrasi terbaik adalah 2 ml/l air danu untuk budidaya tanaman
selada merah disarankan memberikan ZPT Hantu dengan konsentrasi 2 cc/l air.
komersial dan prospek yang cukup baik untuk dikembangkan, karena kandungan
gizi dan khasiatnya bagi kesehatan. Permintaan terhadap tanaman selada ini terus
meningkat sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk dan kesadaran penduduk
akan kebutuhan gizi serta berkembangnya usaha kuliner. Selada merah new red fire
keriting bewarna merah sampai kehitaman daunnya, semakin merah bila mendapat
sinar matahari penuh, umurnya tergolong genjah, tahan terhadap kondisi panas dan
dingin. Selada jenis ini belum banyak ditanam di Riau. sementara jenis selada ini
dapat ditanam di Riau karena dataran rendah yang memiliki cahaya penuh yang
dibutuhkan selada. Masalahnya tanah di Provinsi Riau umumnya didominasi oleh
jenis tanah Ultisol, maka untuk mengatasinya adalah dengan pengembangan
budidaya yang baik seperti pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Hantu. ZPT
Hantu mengandung Asam Giberelat, Asam Indol Asetat, Kinetin dan Zeatin.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan konsentrasi
ZPT Hantu yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi selada merah.
Penelitian dilaksanakan secara eksperimen dengan Rancangan Acak
Lengkap dan 5 taraf perlakuan yaitu tanpa pemberian ZPT Hantu (H0), pemberian
1 ml/l air (H1), pemberian 2 ml/l air (H2), pemberian 3 ml/l air (H3) dan pemberian
4 ml/l air (H4) dengan 4 (empat) ulangan. Data dianalisis dengan sidik ragam dan
dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa ZPT Hantu dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman selada
merah, dengan konsentrasi terbaik adalah 2 ml/l air danu untuk budidaya tanaman
selada merah disarankan memberikan ZPT Hantu dengan konsentrasi 2 cc/l air.
Detail Information
- Publisher
- Pertanian
- Tahun
- 2018
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-11-07T03:25:54Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography