ANALISIS KELAYAKAN USAHA BURUNG PUYUH PETELUR (Coturnix coturnix japonica) DI KELURAHAN TEBING TINGGI OKURA KECAMATAN RUMBAI PESISIR KOTA PEKANBARU
Sanjaya, Boni; Amalia, Amalia; Yasid, Hamdan
Penelitian ini bertujuan (1) Menganalisis kelayakan usaha ternak burung puyuh
petelur di Kelurahan Tebing Tinggi Okura Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru, yaitu
ditinjau dari aspek finansial kriteria investasi seperti NPV (Net Present Value), Net B/CR
(Net Benefit Cost Rasio), IRR (Internal of Rate Return) dan PBP (Pay Back Period). (2)
Menganalisis kelayakan usaha ternak puyuh ditinjau dari aspek BEP (Break Event Point). (3)
Mengetahui permasalahan-permasalahan yang dihadapi pada usaha Ternak Puyuh di
Kelurahan Tebing Tinggi Okura Rumbai Pesisir.
Manfaat Penelitian ini memberikan masukan kepada pengusaha ternak puyuh
menganalisis usaha ternak puyuh dan juga memberikan masukan pada instansi terkait dalam
pengembangan usaha ternak puyuh di masa mendatang.
Hasil penelitian (1) Analisis kriteria investasi diperoleh nilai Net Present Value
(NPV) Rp. 64.518.459, Internal Rate Return (IRR) 18,94%, Net Benefit Cost Ratio (Net B/C)
1,2. Dari ketiga analisis menunjukkan hasil usaha ternak Puyuh di Kelurahan Tebing Tinggi
Okura layak untuk diusahakan dan Pay Back Period (PBP) 2 tahun 7 bulan 27 hari (2)
Analisis kelayakan usaha ternak puyuh ditinjau dari aspek Break Event Point (BEP) dilihat
dari jangka waktu adalah 5 tahun 2 bulan 8 hari, 3) Permasalahan yang dihadapi pengusaha
ternak puyuh adalah pada saat terjadinya meningkatnya penawaran meningkat permintaan
telur puyuh juga meningkat sehingga harga menjadi turun, biasanya terjadi pada bulan
Ramadhan. Yang terjadi adalah kecendrungan menurunnya pendapatan.
petelur di Kelurahan Tebing Tinggi Okura Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru, yaitu
ditinjau dari aspek finansial kriteria investasi seperti NPV (Net Present Value), Net B/CR
(Net Benefit Cost Rasio), IRR (Internal of Rate Return) dan PBP (Pay Back Period). (2)
Menganalisis kelayakan usaha ternak puyuh ditinjau dari aspek BEP (Break Event Point). (3)
Mengetahui permasalahan-permasalahan yang dihadapi pada usaha Ternak Puyuh di
Kelurahan Tebing Tinggi Okura Rumbai Pesisir.
Manfaat Penelitian ini memberikan masukan kepada pengusaha ternak puyuh
menganalisis usaha ternak puyuh dan juga memberikan masukan pada instansi terkait dalam
pengembangan usaha ternak puyuh di masa mendatang.
Hasil penelitian (1) Analisis kriteria investasi diperoleh nilai Net Present Value
(NPV) Rp. 64.518.459, Internal Rate Return (IRR) 18,94%, Net Benefit Cost Ratio (Net B/C)
1,2. Dari ketiga analisis menunjukkan hasil usaha ternak Puyuh di Kelurahan Tebing Tinggi
Okura layak untuk diusahakan dan Pay Back Period (PBP) 2 tahun 7 bulan 27 hari (2)
Analisis kelayakan usaha ternak puyuh ditinjau dari aspek Break Event Point (BEP) dilihat
dari jangka waktu adalah 5 tahun 2 bulan 8 hari, 3) Permasalahan yang dihadapi pengusaha
ternak puyuh adalah pada saat terjadinya meningkatnya penawaran meningkat permintaan
telur puyuh juga meningkat sehingga harga menjadi turun, biasanya terjadi pada bulan
Ramadhan. Yang terjadi adalah kecendrungan menurunnya pendapatan.
Detail Information
- Publisher
- Pertanian
- Tahun
- 2018
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-11-07T03:26:30Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography