Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Atlet Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Pekanbaru Menggunakan AHP – TOPSIS
S, Tulus Parmonangan
Nama Persaudaraan Setia Hati Terate mengandung makna mengutamakan hubungan antar sesama yang tumbuh dari hati yang tulus, ikhlas, dan bersih. Selain itu juga dijelaskan bahwa semua anggota Persaudaraan Setia Hati Terate adalah satu saudara yang tidak membedakan pangkat, derajat, dan martabat serta suku, agama, ras dan antar golongan (SARA). Salah satu faktor terkendalanya pengembangan altet pencak silat yang menjadi sorotan adalah minimnya sumbar daya pelatih yang telah mumpuni dalam menyelksi atlet, Meninjau dari segala alasan permasalahan di tempat penelitian, perlu dibuat sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat
digunakan oleh pelatih maupun penyelenggara seleksi secara terbuka yang dapat membantu dalam menyeleksi atlet untuk mendapatkan atlet yang paling potensial guna mencapai prestasi yang maksimal. Sistem Seleksi atlet pencak silat ini akan digunakan metode AHP yang dapat menguraikan masalah menjadi suatu hierarki sehingga mudah dalam penyelesaiannya, Sedangkan TOPSIS adalah salah satu metode perangkingan yang memiliki kelebihan yaitu menganggap solusi terbaik
tidak hanya solusi yang paling mendekati solusi solusi ideal, tapi juga yang paling jauh dari solusi negatif. Metode yang digunakan adalah metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique For Order Preference By Similarty To Ideal Solution (TOPSIS) denganbahasa pemrograman PHP. Penelitian ini telah menerapkan metode analyticalhierarchy process (AHP) untuk menentukan serta
menguji konsistensi bobot kriteria yang meliputi 4 kriteria yaitu fisik, teknik, psikis, dan strategis. Penelitian ini dengan Penerapan Metode metode AHP dan (TOPSIS)
dengan hasil pengujian, didapat kesimpulan bawaha sistem yang di bangun lebih efektif dalam menyeleksi atlet pencak silat dibanding tim penguji tanpa menggunakan sistem
digunakan oleh pelatih maupun penyelenggara seleksi secara terbuka yang dapat membantu dalam menyeleksi atlet untuk mendapatkan atlet yang paling potensial guna mencapai prestasi yang maksimal. Sistem Seleksi atlet pencak silat ini akan digunakan metode AHP yang dapat menguraikan masalah menjadi suatu hierarki sehingga mudah dalam penyelesaiannya, Sedangkan TOPSIS adalah salah satu metode perangkingan yang memiliki kelebihan yaitu menganggap solusi terbaik
tidak hanya solusi yang paling mendekati solusi solusi ideal, tapi juga yang paling jauh dari solusi negatif. Metode yang digunakan adalah metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique For Order Preference By Similarty To Ideal Solution (TOPSIS) denganbahasa pemrograman PHP. Penelitian ini telah menerapkan metode analyticalhierarchy process (AHP) untuk menentukan serta
menguji konsistensi bobot kriteria yang meliputi 4 kriteria yaitu fisik, teknik, psikis, dan strategis. Penelitian ini dengan Penerapan Metode metode AHP dan (TOPSIS)
dengan hasil pengujian, didapat kesimpulan bawaha sistem yang di bangun lebih efektif dalam menyeleksi atlet pencak silat dibanding tim penguji tanpa menggunakan sistem
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-12-08T14:16:17Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography