Pengaruh Kombinasi Pupuk SP-36 dan Guano Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Selada (Lactuca sativa L)
Dafan, Redho Efriando
Selada (Lactuca sativa L) merupakan salah satu sayuran daun yang
digemari oleh masyarakat. Selada biasanya dikonsumsi dalam bentuk segar
sebagai lalapan, dan termasuk salah satu bahan utama pembuatan salad. Selada
memiliki berbagai kandungan gizi, seperti serat vitamin A, dan zat besi.Selada
memiliki khasiat antara lain dapat memperbaiki organ dalam, mencegah panas
dalam, melancarkan metabolisme, membantu menjaga kesehatan rambut,
mencegah kulit menjadi kering , dan dapat mengobati insomnia. Riau yang
dominan oleh tanah PMK yang mengandung unsur hara yang rendah dan tingkat
keasamaan tinggi.Penggunaan tanah Podsolik Merah Kuning (PMK) sebagai
media tanaman di Riau memiliki potensi yang cukup tingi, akan tetapi dalam
pemanfaatannya dihadapakan pada berbagai kendala, salah satunya teksturmya
padat, permeabilitasnya rendah, aerasi tanah kurang baik, tanah bereaksi masam,
ketersedian unsur hara N, unsur hara P dan kapasitan tukar kation juga sangat
rendah.
Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan dosis
terbaik kombinasi pupuk Guano dan SP-36 terhadap pertumbuhan dan produksi
tanaman selada (Lactuca sativa L). Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen
dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari
5 perlakuan dan 4 ulangan sehingga diperoleh 20 plot percobaan. Setiap plot
terdiri dari 4 tanaman dan 2 diantaranya dijadikan sampel. Adapun Faktor M
(Media) yaitu , P0 (Tanpa pemberian Pupuk), P1 ( Guano 187,5 g/tanaman + SP0,94 g/tanaman), P2 (Guano 140,63 g/tanaman + SP-36 1,88 g/tanaman), P3 (
Guano 93,75 g/tanaman + SP-36 2,81 g/tanaman), P4 (Guano 46,88 g/tanaman +
SP-36 3,75 g/tanaman).
Pemberian pupuk guano dan SP36 secara kombinasi memberikan pengaruh
nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman Selada pada parameter yang
diamati, yaitu Tinggi Tanaman, Jumlah Daun, Berat Segar, Berat Konsumsi,
Volume akar. Perlakuan yang memberikan hasil yang terbaik yaitu pada
perlakuan P4 yaitu dengan pemberian dosis sebesar Guano 25 % ( 46,88 g/tanaman
) + SP-36 100 % (3,75 g/tanaman).
digemari oleh masyarakat. Selada biasanya dikonsumsi dalam bentuk segar
sebagai lalapan, dan termasuk salah satu bahan utama pembuatan salad. Selada
memiliki berbagai kandungan gizi, seperti serat vitamin A, dan zat besi.Selada
memiliki khasiat antara lain dapat memperbaiki organ dalam, mencegah panas
dalam, melancarkan metabolisme, membantu menjaga kesehatan rambut,
mencegah kulit menjadi kering , dan dapat mengobati insomnia. Riau yang
dominan oleh tanah PMK yang mengandung unsur hara yang rendah dan tingkat
keasamaan tinggi.Penggunaan tanah Podsolik Merah Kuning (PMK) sebagai
media tanaman di Riau memiliki potensi yang cukup tingi, akan tetapi dalam
pemanfaatannya dihadapakan pada berbagai kendala, salah satunya teksturmya
padat, permeabilitasnya rendah, aerasi tanah kurang baik, tanah bereaksi masam,
ketersedian unsur hara N, unsur hara P dan kapasitan tukar kation juga sangat
rendah.
Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan dosis
terbaik kombinasi pupuk Guano dan SP-36 terhadap pertumbuhan dan produksi
tanaman selada (Lactuca sativa L). Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen
dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari
5 perlakuan dan 4 ulangan sehingga diperoleh 20 plot percobaan. Setiap plot
terdiri dari 4 tanaman dan 2 diantaranya dijadikan sampel. Adapun Faktor M
(Media) yaitu , P0 (Tanpa pemberian Pupuk), P1 ( Guano 187,5 g/tanaman + SP0,94 g/tanaman), P2 (Guano 140,63 g/tanaman + SP-36 1,88 g/tanaman), P3 (
Guano 93,75 g/tanaman + SP-36 2,81 g/tanaman), P4 (Guano 46,88 g/tanaman +
SP-36 3,75 g/tanaman).
Pemberian pupuk guano dan SP36 secara kombinasi memberikan pengaruh
nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman Selada pada parameter yang
diamati, yaitu Tinggi Tanaman, Jumlah Daun, Berat Segar, Berat Konsumsi,
Volume akar. Perlakuan yang memberikan hasil yang terbaik yaitu pada
perlakuan P4 yaitu dengan pemberian dosis sebesar Guano 25 % ( 46,88 g/tanaman
) + SP-36 100 % (3,75 g/tanaman).
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2021
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-12-29T07:36:00Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography