Analisis Pemasangan Over Current Relay Pada Distributed Generation 8 X 835 Kw Dan Transformator Step Up 8 Mva Di Central Kota Batak Substation Pt. Pertamina Hulu Rokan
Caesar, Reza Septian
PT. Pertamina Hulu Rokan merupakan perusahaan BUMN yang bergerak
dalam mengelola Minyak dan Gas. Dimana perusahan ini memiliki pembangkit dan
Gardu Induk sendiri, untuk menyuplai listrik ke Sumur minyak dan perkantoran.
Salah satunya bernama Central Kota Batak Substation (CKBS) dengan tegangan
115 kV dan memiliki 2 unit Transformator yang berkapasitas 15 MVA dengan
tegangan 13,8 kV. Seiring bertambahnya beban arus pemakaian kabel Transmisi
ACSR melebihi 400 A perlu pemasangan Distributed Generation yang berjumlah
8 unit berkapasitas 835 kW dan Transformator Step Up berkapasitas 8 MVA. pada
CKBS ini panjang saluran 5 km dan melewati wilayah yang terdapat banyak
pepohonan besar dan rawan sambaran petir, maka potensi terjadi gangguan hubung
singkat 3 phasa bisa terjadi. Untuk mengamankan peralatan diperlukan pemasangan
Over Current Relay (OCR). Relay di pasang 10 unit Iset Primer yang digunakan di
OCRG13,8TX1 adalah 351 A dengan nilai Time dial 0,64 Kurva yang dipakai
IEEE-Very Inverse, untuk OCRG0,48TX1 nilai Iset Primer yang dipilih sebesar
10590 A dan nilai Time Dial 0,79 Kuva yang dipilih IEEE-Very Inverse, sedangkan
pada OCRG1 sampai OCRG8 nilai Iset Primer yang digunakan 1640 A dengan
Time Dial sebesar 17,59 kurva yang digunakan Difinite Time. Untuk Time Interval
paling cepat sebesar 0,271 detik sedangkan yang paling lama sebesar 0,379 detik
sesuai dengan Standard IEEE 242 pada gangguan maksimum saluran Time Interval
antara relay utama dan backup adalah 0,2 detik hingga 0,4 detik.
dalam mengelola Minyak dan Gas. Dimana perusahan ini memiliki pembangkit dan
Gardu Induk sendiri, untuk menyuplai listrik ke Sumur minyak dan perkantoran.
Salah satunya bernama Central Kota Batak Substation (CKBS) dengan tegangan
115 kV dan memiliki 2 unit Transformator yang berkapasitas 15 MVA dengan
tegangan 13,8 kV. Seiring bertambahnya beban arus pemakaian kabel Transmisi
ACSR melebihi 400 A perlu pemasangan Distributed Generation yang berjumlah
8 unit berkapasitas 835 kW dan Transformator Step Up berkapasitas 8 MVA. pada
CKBS ini panjang saluran 5 km dan melewati wilayah yang terdapat banyak
pepohonan besar dan rawan sambaran petir, maka potensi terjadi gangguan hubung
singkat 3 phasa bisa terjadi. Untuk mengamankan peralatan diperlukan pemasangan
Over Current Relay (OCR). Relay di pasang 10 unit Iset Primer yang digunakan di
OCRG13,8TX1 adalah 351 A dengan nilai Time dial 0,64 Kurva yang dipakai
IEEE-Very Inverse, untuk OCRG0,48TX1 nilai Iset Primer yang dipilih sebesar
10590 A dan nilai Time Dial 0,79 Kuva yang dipilih IEEE-Very Inverse, sedangkan
pada OCRG1 sampai OCRG8 nilai Iset Primer yang digunakan 1640 A dengan
Time Dial sebesar 17,59 kurva yang digunakan Difinite Time. Untuk Time Interval
paling cepat sebesar 0,271 detik sedangkan yang paling lama sebesar 0,379 detik
sesuai dengan Standard IEEE 242 pada gangguan maksimum saluran Time Interval
antara relay utama dan backup adalah 0,2 detik hingga 0,4 detik.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-31T17:24:59Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography