Analisis Peningkatan Kinerja Jaringan Distribusi 20 Kv Dengan Metoda Thermovisi Jaringan Di Pt. Pln (Persero) Ulp Kota Barat
Kurniawan, Ade
Penyaluran tenaga listrik di sistem distribusi tentunya menuntut tingkatan kinerja
jaringan distribusi yang layak dalam penyediaan serta penyaluran daya nya. Untuk
menentukan tingkatan kinerja suatu sistem distribusi dari suatu penyulang dapat
dinilai dari keberhasilan penyulang tersebut menyalurkan tenaga listrik dengan
memperhatikan beberapa indeks-indeks pengukuran yang diperlukan sesuai
Standar PLN. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja jaringan distribusi
tersebut ialah menggunakan metoda Thermovisi yang mengarah pada mencari
titik panas (Hot Point) pada komponen/peralatan di Penyulang Teri, karena salah
satu yang termasuk gangguan dalam penyaluran sistem distribusi adalah titik
panas (Hot Point). Hasil analisa pengukuran dapat dihitung dengan mendekati
persamaan selisih suhu komponen dengan suhu sekitar (∆T). Untuk nilai presisi
pada keadaan sebelum dan sesudah pemeliharaan adalah 0,67% dan 0,54%. Untuk
nilai Akurasi Pada komponen Arrester, FCO, Isolator, Bushing Transformator
kondisi sebelum dan sesudah pemeliharaan adalah 95,1% dan 96,1%. Untuk
komponen Recloser dan Transformator adalah 94,8% dan 95,8% sedangkan
komponen Jointing (Konduktor) adalah 95,8% dan 96,9%. Untuk nilai SAIDI
ialah sebesar 13,2017 kali/pelanggan/tahun, SAIFI ialah sebesar 0,0036
jam/pelanggan/tahun, CAIDI ialah sebesar 0,000272 jam/tahun untuk Penyulang
Teri pada tahun 2021.
jaringan distribusi yang layak dalam penyediaan serta penyaluran daya nya. Untuk
menentukan tingkatan kinerja suatu sistem distribusi dari suatu penyulang dapat
dinilai dari keberhasilan penyulang tersebut menyalurkan tenaga listrik dengan
memperhatikan beberapa indeks-indeks pengukuran yang diperlukan sesuai
Standar PLN. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja jaringan distribusi
tersebut ialah menggunakan metoda Thermovisi yang mengarah pada mencari
titik panas (Hot Point) pada komponen/peralatan di Penyulang Teri, karena salah
satu yang termasuk gangguan dalam penyaluran sistem distribusi adalah titik
panas (Hot Point). Hasil analisa pengukuran dapat dihitung dengan mendekati
persamaan selisih suhu komponen dengan suhu sekitar (∆T). Untuk nilai presisi
pada keadaan sebelum dan sesudah pemeliharaan adalah 0,67% dan 0,54%. Untuk
nilai Akurasi Pada komponen Arrester, FCO, Isolator, Bushing Transformator
kondisi sebelum dan sesudah pemeliharaan adalah 95,1% dan 96,1%. Untuk
komponen Recloser dan Transformator adalah 94,8% dan 95,8% sedangkan
komponen Jointing (Konduktor) adalah 95,8% dan 96,9%. Untuk nilai SAIDI
ialah sebesar 13,2017 kali/pelanggan/tahun, SAIFI ialah sebesar 0,0036
jam/pelanggan/tahun, CAIDI ialah sebesar 0,000272 jam/tahun untuk Penyulang
Teri pada tahun 2021.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-31T17:27:20Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography