• Home
  • About Us
    History Vision and Mission Rules Service Hours Facilities Librarian Organizational Structure Library News
  • Library Services
    On-site Reading Service Circulation Service Reference Service Information Search Service Information Literacy Guidance Extension Service
  • Reference Services
    Information Desk Service Reference Collection Guidance Search Service Consultation Service Information Alert Service
  • Membership
    Member Area Guest Book Needs Survey Satisfaction Survey Online Member Registration FAQ
  • OPAC
  • Select Language : English Indonesian
All Computer Philosophy Religion Social Sciences Language Science Technology Arts Literature History

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
  1. SMA KTB
  2. Katalog
  3. Pelaksanaan Batas Usia Minimal Perkawinan Di Kecamatan Tapun...
THESIS
Kemendikdasmen Repository
Kembali

Pelaksanaan Batas Usia Minimal Perkawinan Di Kecamatan Tapung Hilir Berdasarkan Undangundang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan

Wahyuni, Siti

Pernikahan mempunyai ketentuan-ketentuan, yang meliputi syarat dan rukun.
Perdebatan tentang pernikahan dini mengemuka dengan adanya aturan-aturan baru
yang diperkenalkan negara-negara muslim, termasuk Indonesia. Aturan-aturan
yang diperkenalkan tersebut salah satunya terkait dengan usia minimum pasangan
yang boleh melakukan perkawinan. Didalam Undang-undang usia minimal untuk
suatu perkawinan adalah 19 tahun untuk perempuan dan 19 tahun untuk laki-laki,
yang disama ratakan antara perempuan dan laki-laki yang dianggap sudah dewasa
dan siap menjalankan kehidupan berumah tangga dengan baik. Penelitian ini
merupakan penelitian hukum sosiologis sehingga hasil penelitian ini bersifat
deskriptif analisis. Hasil penelitian mengatakan bahwa Pelaksanaan Batas Usia
Minimal Perkawinan di Kecamatan Tapung Hilir berdasarkan Undang-Undang
Nomor 16 tahun 2019 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974
tentang Perkawinan belum terlaksana dengan baik, sebab masih banyak yang tidah
mengindahkan Undang-Undang ini dan masih memilih menikah siri sebagai
alternatifnya. Yang menjadi hambatan dari Pelaksanaan Batas Usia Minimal
Perkawinan di Kecamatan Tapung Hilir berdasarkan Undang-Undang Nomor 16
tahun 2019 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang
Perkawinan ialah adanya pergaulan bebas ditengah-tengah masyarakat, terutama
anak; lemahnya ekonomi didalam suatu keluarga dapat memicu terjadinya
pernikahan dini; penyalahgunaan media sosial oleh anak, sehingga anak terjerumus
pada hal-hal yang salah dan negatif; dan kurangnya rasa keingintahuan masyarakat
akan informasi, dimana masyarakat enggan mencari serta bertanya prihal informasi
apa saja jika mereka belum terdesak oleh keadaan, jika sudak terdesak akan
keadaan, barulah mereka mencarinya. Lalu upaya untuk mengatasi hambatan dari
Pelaksanaan Batas Usia Minimal Perkawinan di Kecamatan Tapung Hilir
berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 tahun 2019 tentang perubahan atas
Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan ialah dengan mendirikan
sekolah islam, pondok pesantren, memberikan edukasi dengan sosialisasi kepada
masyarakat terutama anak tentang Undang-Undang Perkawinan agar tidak terjadi
kesalahan dapat penerimaan informasi. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk dapat
menjelaskan pelaksanaan, mendeskripsikan hambatan, serta upaya untuk mengatasi
dari pada hambatan-hambatan yang ada pada pelaksanaan Undang-Undang Nomor
16 Tahun 2019 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974
Tentang Perkawinan. Saran dari penelitian ini sebagai berikut: Mohon untuk selalu
memberikan informasi kepada masyarakatnya dan membantu KUA dalam
menemukan oknum yang menikahkan siri. Bergaul lah sewajarnya dan tidak
melanggar norma serta aturan. Pergunakan media sosial seperlunya dan tidak
menyalahgunakannya. Serta carilah informasi yang benar agar menghindari
terjadinya kesalahan. Terutama mengenai Undang-Undang Perkawinan, agar dapat
meminimalisir terjadinya pernikahan dini.
Informasi Repositori
Jenis
Thesis
Detail Information
Tahun
2020
Bahasa
id
Last Updated
2024-02-06T08:28:41Z
Subjects / Keywords
K Law (General)
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

SMA KTB
SMA KTB
  • Login as Admin
  • Download Application Manual

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Visitor Statistics

Today 547
Online: 547 Onsite: 0
This Month 7.888
Online: 7.888 Onsite: 0
Total 43.142
Online: 43.142 Onsite: 0

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject


© 2026 — Powered by SLiMS | Managed by ePERPUS WhatsApp

Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search

Fill in one or more fields below to narrow your search

Where do you want to share?
Home OPAC Login Register