Karakteristik Bio Briket Berbahan Baku Ampas Tebu & Serbuk Gergaji Kayu
Nanda, Rio
Energi alternatif merupakan salah satu solusi untuk mengurangi
penggunaan bahan bakar minyak yang akan terjadi kelangkaan. Salah satu
manfaat energi alternatif adalah menggantikan gas pada masyarakat yang masih
memanfaatkannya sebagai sumber energi. Dalam skala besar bisa menggantikan
bahan bakar batu bara sebagai sumber energi listrik. Salah satu cara mengurangi
konsumsi gas dan batu bara dengan memanfaatkan limbah biomassa menjadi bio
briket. Biomassa berasal dari sisa pengolahan atau pemanenan hasil kehutanan,
pertanian dan perkebunan. Biomassa dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar
alternatif menggantikan minyak bumi dikalangan masyarakat. Bio briket dengan
kualitas yang baik memerlukan bahan baku yang tepat hingga dapat memenuhi
tingkat energi panas menjadikannya sesuai kebutuhan. Permasalahan dalam bio
briket menentukan bahan baku ataupun komposisi yang tepat sehingga mendapat
hasil nilai kalor yang tinggi pada bio briket dan penggunannya juga semakin
meningkat.
Tujuan penelitian ini adalah mengukur karakteristik fisik bio briket dari
komposisi bahan baku yaitu limbah ampas tebu dan serbuk gergaji. Metode yang
dilakukan dalam penelitian ini yaitu perlakuan dengan 5 komposisi bahan baku
dan dilakukan 6 pengujian yaitu pengukuran kadar air, kadar abu, kadar zat
terbang, laju pembakaran, kerapatan dan nilai kalor. Rancangan percobaan yang
digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap dengan
perlakuan komposisi jenis bahan baku dan dilakukan 3 kali pengulangan pada
setiap perlakuannya. Komposisi yang akan dilakukan yaitu A adalah 100% ampas
tebu, B adalah 100% serbuk gergaji, C adalah 50% serbuk gergaji : 50% ampas
tebu, D adalah 75% ampas tebu : 25% serbuk gergaji dan E adalah 75% serbuk
gergaji : 25% ampas tebu.
Pembuatan bio briket dari ampas tebu dan serbuk gergaji terdapat
beberapa tahapan pengerjaan sehingga menjadi bio briket. Tahapan-tahapan yang dilakukan mulai dari persiapan bahan baku, pengarangan dan penghalusan
(pengayakan), pembuatan dan pencampuran, pencampuran perekat, pencetakan
dan pengempaan, dan yang terakhir pengeringan bio-briket yang sudah dicetak.
Karakteristik bio briket yang dihasilkan dalam penelitian ini dengan nilai
tertinggi yaitu kadar air dengan rata-rata 4,80% pada komposisi D (75% ampas
tebu : 25% serbuk gergaji), kadar abu dengan rata-rata 60,44% pada bahan baku B
(100% serbuk gergaji), kadar zat terbang dengan rata-rata 37,37% pada komposisi
D (75% ampas tebu : 25% serbuk gergaji), laju pembakaran dengan rata-rata 0,26
g/mnt pada komposisi A (100% ampas tebu) dan D (75% ampas tebu : 25%
serbuk gergaji), kerapatan dengan rata-rata 0,64g/cm3
pada komposisi B (100%
serbuk gergaji), dan nilai kalor dengan rata-rata 7646,26 kal/g pada komposisi B
(100% serbuk gergaji). Hasil pengujian bio briket ampas tebu dan serbuk gergaji
yang memenuhi standar pada Standar Nasional Indonesia (SNI) yaitu kadar air
dan nilai kalor.
penggunaan bahan bakar minyak yang akan terjadi kelangkaan. Salah satu
manfaat energi alternatif adalah menggantikan gas pada masyarakat yang masih
memanfaatkannya sebagai sumber energi. Dalam skala besar bisa menggantikan
bahan bakar batu bara sebagai sumber energi listrik. Salah satu cara mengurangi
konsumsi gas dan batu bara dengan memanfaatkan limbah biomassa menjadi bio
briket. Biomassa berasal dari sisa pengolahan atau pemanenan hasil kehutanan,
pertanian dan perkebunan. Biomassa dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar
alternatif menggantikan minyak bumi dikalangan masyarakat. Bio briket dengan
kualitas yang baik memerlukan bahan baku yang tepat hingga dapat memenuhi
tingkat energi panas menjadikannya sesuai kebutuhan. Permasalahan dalam bio
briket menentukan bahan baku ataupun komposisi yang tepat sehingga mendapat
hasil nilai kalor yang tinggi pada bio briket dan penggunannya juga semakin
meningkat.
Tujuan penelitian ini adalah mengukur karakteristik fisik bio briket dari
komposisi bahan baku yaitu limbah ampas tebu dan serbuk gergaji. Metode yang
dilakukan dalam penelitian ini yaitu perlakuan dengan 5 komposisi bahan baku
dan dilakukan 6 pengujian yaitu pengukuran kadar air, kadar abu, kadar zat
terbang, laju pembakaran, kerapatan dan nilai kalor. Rancangan percobaan yang
digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap dengan
perlakuan komposisi jenis bahan baku dan dilakukan 3 kali pengulangan pada
setiap perlakuannya. Komposisi yang akan dilakukan yaitu A adalah 100% ampas
tebu, B adalah 100% serbuk gergaji, C adalah 50% serbuk gergaji : 50% ampas
tebu, D adalah 75% ampas tebu : 25% serbuk gergaji dan E adalah 75% serbuk
gergaji : 25% ampas tebu.
Pembuatan bio briket dari ampas tebu dan serbuk gergaji terdapat
beberapa tahapan pengerjaan sehingga menjadi bio briket. Tahapan-tahapan yang dilakukan mulai dari persiapan bahan baku, pengarangan dan penghalusan
(pengayakan), pembuatan dan pencampuran, pencampuran perekat, pencetakan
dan pengempaan, dan yang terakhir pengeringan bio-briket yang sudah dicetak.
Karakteristik bio briket yang dihasilkan dalam penelitian ini dengan nilai
tertinggi yaitu kadar air dengan rata-rata 4,80% pada komposisi D (75% ampas
tebu : 25% serbuk gergaji), kadar abu dengan rata-rata 60,44% pada bahan baku B
(100% serbuk gergaji), kadar zat terbang dengan rata-rata 37,37% pada komposisi
D (75% ampas tebu : 25% serbuk gergaji), laju pembakaran dengan rata-rata 0,26
g/mnt pada komposisi A (100% ampas tebu) dan D (75% ampas tebu : 25%
serbuk gergaji), kerapatan dengan rata-rata 0,64g/cm3
pada komposisi B (100%
serbuk gergaji), dan nilai kalor dengan rata-rata 7646,26 kal/g pada komposisi B
(100% serbuk gergaji). Hasil pengujian bio briket ampas tebu dan serbuk gergaji
yang memenuhi standar pada Standar Nasional Indonesia (SNI) yaitu kadar air
dan nilai kalor.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-03-30T02:51:17Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography