Efektivitas Penyuluhan Kehutanan Dalam Pembentukan Kelompok Tani Hutan Seia Sekata Kecamatan Minas Kabupaten Siak
Satria, Riski Dwi
Desa Seia Sekata terletak di Kecamatan Minas Kabupaten Siak yang
termasuk pada wilayah kerja KPH Minas Tahura. Desa Seia Sekata merupakan desa
yang mayoritas merupakan karyawan dari PT. Chevron sebelum beralih
pengelolaan ke PT Pertamina (Persero). Berakhirnya kontrak bagi hasil produksi
minyak dan gas bumi PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) di blok rokan ke PT
Pertamina, menimbulkan kekhawatiran masyarakat Desa Seia Sekata kata terhadap
transisi pengelolaan karena berdampak pada pendapatan masyarakat. Timbulnya
kekhwatiran, maka masyarakat Desa Seia Sekata memiliki keinginan untuk
membentuk KTH (Kelompok Tani Hutan) Seia Sekata yang bergerak dalam
pengelolaan usaha di bidang kehutanan dengan memanfaatkan potensi tanaman
serai wangi yang ada di Desa Seia Sekata.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat efektivitas peran
penyuluh dalam pembentukan KTH Seia Sekata dengan menggunakan data primer
dan dan sekunder yang didapatkan oleh pembagian kuisioner, wawancara,
observasi langsung ke lapangan, dan pengumpulan dokumen-dokumen serta
informasi yang berkaitan erat dengan penelitian.
KPH Minas Tahura memfasilitasi pembentukan KTH Seia Sekata dengan
menyediakan peran penyuluh kehutanan dalam penyuluhan untuk proses
pembentukan KTH Seia Sekata berdasarkan pedoman Peraturan Menteri
Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : 89 Tahun 2018 Tentang Pedoman
Kelompok Tani Hutan dengan memfasilitasi atau membimbing dalam (a) usulan
pembentukan KTH, (b) Tata Cara Pembentukan KTH, (c) Registrasi KTH, (d)
Pembinaan KTH, (d) Monitoring, dan Evaluasi. Penelitian ini dilakukan di Desa
Minas Barat Kecamatan Siak dimana penelitian ini dilaksanakan pada KTH Seia
Sekata dengan metode sensus yang mana seluruh anggota KTH berjumlah 17 orang
melakukan penilaian terhadap peran penyuluh dalam bentuk kuisioner yang
memiliki kategori penilaian yaitu : Sangat Kurang Efektif (SKE) dengan nilai 1,
Kurang Efektif (KE) dengan nilai 2, Cukup Efektif (CE) dengan nilai 3, Efektif (E)
dengan nilai 4, dan Sangat Efektif (SE) dengan nilai 5, dimana jumlah pertanyaan
pada kuisioner berjumlah 20 pertanyaan.
Berdasarkan hasil kuisioner dan pengolahan data, tingkat peran penyuluh
dalam pembentukan KTH Seia Sekata adalah efektif dengan persentase 78,88% dari
total skor 1341, dengan ketentuan kelas interval yaitu Tidak Efektif dengan sangat
kurang efektif (340-611), kurang efektif (612-883), cukup efektif (884-1155),
efekitf ( 1156-1427), dan sangat efektif (1428-1700).
termasuk pada wilayah kerja KPH Minas Tahura. Desa Seia Sekata merupakan desa
yang mayoritas merupakan karyawan dari PT. Chevron sebelum beralih
pengelolaan ke PT Pertamina (Persero). Berakhirnya kontrak bagi hasil produksi
minyak dan gas bumi PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) di blok rokan ke PT
Pertamina, menimbulkan kekhawatiran masyarakat Desa Seia Sekata kata terhadap
transisi pengelolaan karena berdampak pada pendapatan masyarakat. Timbulnya
kekhwatiran, maka masyarakat Desa Seia Sekata memiliki keinginan untuk
membentuk KTH (Kelompok Tani Hutan) Seia Sekata yang bergerak dalam
pengelolaan usaha di bidang kehutanan dengan memanfaatkan potensi tanaman
serai wangi yang ada di Desa Seia Sekata.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat efektivitas peran
penyuluh dalam pembentukan KTH Seia Sekata dengan menggunakan data primer
dan dan sekunder yang didapatkan oleh pembagian kuisioner, wawancara,
observasi langsung ke lapangan, dan pengumpulan dokumen-dokumen serta
informasi yang berkaitan erat dengan penelitian.
KPH Minas Tahura memfasilitasi pembentukan KTH Seia Sekata dengan
menyediakan peran penyuluh kehutanan dalam penyuluhan untuk proses
pembentukan KTH Seia Sekata berdasarkan pedoman Peraturan Menteri
Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : 89 Tahun 2018 Tentang Pedoman
Kelompok Tani Hutan dengan memfasilitasi atau membimbing dalam (a) usulan
pembentukan KTH, (b) Tata Cara Pembentukan KTH, (c) Registrasi KTH, (d)
Pembinaan KTH, (d) Monitoring, dan Evaluasi. Penelitian ini dilakukan di Desa
Minas Barat Kecamatan Siak dimana penelitian ini dilaksanakan pada KTH Seia
Sekata dengan metode sensus yang mana seluruh anggota KTH berjumlah 17 orang
melakukan penilaian terhadap peran penyuluh dalam bentuk kuisioner yang
memiliki kategori penilaian yaitu : Sangat Kurang Efektif (SKE) dengan nilai 1,
Kurang Efektif (KE) dengan nilai 2, Cukup Efektif (CE) dengan nilai 3, Efektif (E)
dengan nilai 4, dan Sangat Efektif (SE) dengan nilai 5, dimana jumlah pertanyaan
pada kuisioner berjumlah 20 pertanyaan.
Berdasarkan hasil kuisioner dan pengolahan data, tingkat peran penyuluh
dalam pembentukan KTH Seia Sekata adalah efektif dengan persentase 78,88% dari
total skor 1341, dengan ketentuan kelas interval yaitu Tidak Efektif dengan sangat
kurang efektif (340-611), kurang efektif (612-883), cukup efektif (884-1155),
efekitf ( 1156-1427), dan sangat efektif (1428-1700).
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-03-30T02:51:19Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography