ANALISIS USAHATANI PADI VARIETAS UNGGUL NASIONAL, UNGGUL LOKAL DAN HIBRIDA PADA SAWAH TADAH HUJAN DI KECAMATAN BANGKINANGKABUPATEN KAMPAR
jamaludin jamaluddin, jamaludin
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk penggunaan faktor produksi, biaya
produk, produksi pendapatan dan efisiensi usahatani padi sawah tadah hujan
varietas unggul nasional, unggul lokal dan hibrida di Kecamatan Bangkinang
Seberang. Penelitian ini menggunakan metode survey. Teknik pengambilan
sampel petani padi sawah tadah hujan dilakukan dengan memakai metode Malti
Stake Sampling dan jumlah petani sebanyak 90 orang. Analisis teknis budidaya
dilakukan secara deskriptif dengan cara membandingkan antara teori dengan
kegiatan dilapangan, dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keuntungan yang
maksimum, besar pendapatan yang diterima oleh petani dan jumlah biaya - biaya
yang dikeluarkan setiap musim panen, dengan demikian tingkat pendapatan petani
dapat diketahui. Rata-rata produksi tertinggi terdapat pada varietas Super Bernas yakni
sebanyak 7.454 Kg/Ha/MT, disusul Varietas Anak Daro sebanyak 6.746
Kg/Ha/MT, dan Varietas IR 42 sebesar 6.417 Kg/Ha/MT. Biaya usahatani yang
terbesar pada varietas Super Bernas dengan biaya rata-rata Rp. 19.281.373,6,-
/Ha/MT, di ikuti varietas Anak Daro sebesar Rp. 18.884.606,8,-/Ha/MT, dan
biaya yang terendah adalah varietas IR42 Rp. 18.008.123,3.-/Ha/MT. Rata-rata
pendapatan bersih tertinggi adalah pada varietas Super Bernas yakni sebesar
Rp.6.809.118,7,-/Ha/MT disusul Varietas Anak Daro yakni sebesar Rp.
4.727.491,6,-/Ha/MT dan Varietas IR 42 yakni sebesar Rp. 4.450.050,3,-/Ha/MT.
Usahatani yang lebih efisien adalah Varietas Super Bernas yakni RCR 1,36,
kemudian diikuti Varietas Anak Daro dengan RCR 1,33 dan Varietas IR 42
dengan RCR sebesar 1,31.
Kata kunci : padi, varietas unggul lokal, varietas unggul nasional,hibrida, sawah
tadah hujan, usaha tani
produk, produksi pendapatan dan efisiensi usahatani padi sawah tadah hujan
varietas unggul nasional, unggul lokal dan hibrida di Kecamatan Bangkinang
Seberang. Penelitian ini menggunakan metode survey. Teknik pengambilan
sampel petani padi sawah tadah hujan dilakukan dengan memakai metode Malti
Stake Sampling dan jumlah petani sebanyak 90 orang. Analisis teknis budidaya
dilakukan secara deskriptif dengan cara membandingkan antara teori dengan
kegiatan dilapangan, dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keuntungan yang
maksimum, besar pendapatan yang diterima oleh petani dan jumlah biaya - biaya
yang dikeluarkan setiap musim panen, dengan demikian tingkat pendapatan petani
dapat diketahui. Rata-rata produksi tertinggi terdapat pada varietas Super Bernas yakni
sebanyak 7.454 Kg/Ha/MT, disusul Varietas Anak Daro sebanyak 6.746
Kg/Ha/MT, dan Varietas IR 42 sebesar 6.417 Kg/Ha/MT. Biaya usahatani yang
terbesar pada varietas Super Bernas dengan biaya rata-rata Rp. 19.281.373,6,-
/Ha/MT, di ikuti varietas Anak Daro sebesar Rp. 18.884.606,8,-/Ha/MT, dan
biaya yang terendah adalah varietas IR42 Rp. 18.008.123,3.-/Ha/MT. Rata-rata
pendapatan bersih tertinggi adalah pada varietas Super Bernas yakni sebesar
Rp.6.809.118,7,-/Ha/MT disusul Varietas Anak Daro yakni sebesar Rp.
4.727.491,6,-/Ha/MT dan Varietas IR 42 yakni sebesar Rp. 4.450.050,3,-/Ha/MT.
Usahatani yang lebih efisien adalah Varietas Super Bernas yakni RCR 1,36,
kemudian diikuti Varietas Anak Daro dengan RCR 1,33 dan Varietas IR 42
dengan RCR sebesar 1,31.
Kata kunci : padi, varietas unggul lokal, varietas unggul nasional,hibrida, sawah
tadah hujan, usaha tani
Detail Information
- Publisher
- Fakultas Pertanian
- Tahun
- 2015
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2019-11-07T04:01:47Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography