• Home
  • About Us
    History Vision and Mission Rules Service Hours Facilities Librarian Organizational Structure Library News
  • Library Services
    On-site Reading Service Circulation Service Reference Service Information Search Service Information Literacy Guidance Extension Service
  • Reference Services
    Information Desk Service Reference Collection Guidance Search Service Consultation Service Information Alert Service
  • Membership
    Member Area Guest Book Needs Survey Satisfaction Survey Online Member Registration FAQ
  • OPAC
  • Select Language : English Indonesian
All Computer Philosophy Religion Social Sciences Language Science Technology Arts Literature History

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
  1. SMA KTB
  2. Katalog
  3. Pola Sebaran Gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatranus) Pad...
THESIS
Kemendikdasmen Repository
Kembali

Pola Sebaran Gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatranus) Pada Kantong Gajah Giam Siak Kecil

Witanto, Tri

Gajah Sumatera adalah spesies mamalia darat terbesar yang ada di Pulau
Sumatera yang saat ini sudah berstatus kritis (critically endangered). Salah satu
upaya pelestarian gajah Sumatera adalah memahami pola sebaran gajah. Informasi
tentang pola sebaran ini sangat berharga untuk mengembangkan strategi konservasi
yang efektif, termasuk pemetaan koridor pergerakan gajah, pengelolaan konflik
manusia-gajah, dan perlindungan habitat gajah. Penggunaan teknologi GPS (Global
Positioning System) collar atau kerah GPS pada gajah Sumatera menjadi suatu alat
yang efektif untuk mengumpulkan data dan informasi tentang pola sebaran gajah.
Data yang dikumpulkan seperti lokasi, gajah secara akurat dan terperinci. Data ini
kemudian dapat dianalisis untuk mengidentifikasi pola sebaran gajah Sumatera di
kantong gajah Giam Siak Kecil. Penelitian dilakukan di kantong gajah Giam Siak
Kecil yang merupakan salah satu lanskap penting bagi gajah Sumatera. Untuk itu
penelitian ini bertujuan memberikan wawasan baru tentang pola sebaran dan
preferensi habitat gajah Sumatera. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk
mengembangkan rencana manajemen yang berkelanjutan dalam melindungi gajah
Sumatera dan ekosistem yang mereka tinggali. Dengan demikian, upaya pelestarian
dapat dilakukan secara lebih efektif dan tepat sasaran, serta menjaga keberlanjutan
populasi gajah Sumatera dalam jangka panjang.
Penelitian ini menggunakan data primer seperti data survei langsung ke
lapangan dengan cara melakukan pengamatan/Groundcheck keberadaan gajah baik
dari jejak, kotoran, bekas makanan, dan bekas jalur gajah dan menggunaan data
sekunder berupa data sebaran gajah di kantong gajah Giam Siak Kecil melalui data
GPS Collar sebagai data pendukung penelitian. Pemantauan gajah menggunakan
GPS Collar dilakukan dengan cara mengidentifikasi dan menentukan gajah betina
tua yang dianggap sebagai pemimpin di dalam klan tersebut. Kerah GPS yang
dipasang di leher gajah betina dominan mentransmisikan gelombang ke satelit.
Gelombang tersebut menunjukkan posisi keberadaan gajah yang akan masuk ke
satelit kemudian disampaikan ke server. Data diunduh dari server menggunakan
software Microsoft excel kemudian dianalisis dengan software Arc GIS. Data
sebaran spasial akan dipetakan dengan menggunakan program ArcGIS 10.1.
Estimasi daerah jelajah populasi liar gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus)
di Kantong Gajah Giam Siak Kecil, menggunakan metode Minimum Convex
Polygon digunakan untuk melihat intensitas gajah di satu tempat.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan data GPS Collar menunjukkan
tipe-tipe tutupan lahan yang digunakan oleh gajah sebagai habitatnya yaitu Hutan
Tanaman Industri dengan persen penggunaan kawasan seluas 81,88%, lahan
pertanian 10,45%, kebun sawit 4,20%, hutan rawa 3,31%, semak belukar 0,13%
dan lahan terbuka 0,03%. Penggunaan lahan dipengaruhi oleh ketersediaan sumber
makanan dan air serta kenyamanan pada habitat yang digunakan. Pola sebaran
gajah Sumatera secara visual pada penelitian ini adalah kategori mengelompok
dikarenakan ketersediaan sumber makanan dan air serta keadaan habitat yang cocok
membuat gajah betah menetap dilokasi tersebut. Lokasi yang sering dijadikan gajah
sebagai habitatnya adalah kawasan HTI, dikarenakan sumber makan pada lokasi ini
cukup melimpah. Ketersediaan air untuk minum, mandi dan berkubang juga
terdapat di HTI yang berupa kanal-kanal. Luas wilayah jelajah gajah di Kantong
Gajah Giam Siak Kecil selama tahun 2023 adalah 81.677,1 Ha. Sempit atau luasnya
wilayah jelajah gajah tergantung dari sumber makanan yang tersedia pada suatu
lokasi.
Informasi Repositori
Jenis
Thesis
Detail Information
Tahun
2024
Bahasa
id
Last Updated
2024-11-25T04:44:53Z
Subjects / Keywords
SD Forestry
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

SMA KTB
SMA KTB
  • Login as Admin
  • Download Application Manual

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Visitor Statistics

Today 592
Online: 592 Onsite: 0
This Month 6.234
Online: 6.234 Onsite: 0
Total 41.488
Online: 41.488 Onsite: 0

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject


© 2026 — Powered by SLiMS | Managed by ePERPUS WhatsApp

Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search

Fill in one or more fields below to narrow your search

Where do you want to share?
Home OPAC Login Register