Analisis Kerusakan Isolator Pada Sutt 150 Kv Garuda Sakti – Balai Pungut Akibat Sambaran Petir Menggunakan Metode Puncture Test Isolator Di Pt. Pln (Persero) Upt Pekanbaru
Putra, Riko Mandala
Pelaksanaan puncture test isolator sangat membantu dalam mengetahui kondisi riil
peralatan (isolator) secara elektrik karena setiap kepingan isolator akan mengalami
penurunan kekuatan isolasi seiring lamanya beroperasi. Menara no. 169 milik PT.
PLN (Persero) UPT Pekanbaru terkena sambaran petir yang membuat isolator
rusak. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengukuran pada isolator transmisi
SUTT 150 kV dalam keadaan bertegangan yang diakibatkan oleh sambaran petir,
menganalisis nilai arus bocor pada isolator yang rusak akibat sambaran petir dengan
menggunakan metode pucture tes isolator, dan membandingkan metode inspeksi
gangguan secara visual dengan metode puncture test isolator. Berdasarkan hasil
pengukuran, isolator yang rusak terdapat pada isolator fasa R keping no. 2
menunjukkan angka 1,5 dan isolator fasa T keping no. 10 menunjukkan angka 0.
Arus bocor pada keping no.2 fasa R sebesar 0,008 µA dan keping no. 10 fasa T
sebesar 0 µA. Metode inspeksi gangguan menggunakan metode visual terkadang
tidak ada kerusakan yang ditemukan pada isolator oleh sebab itu pemeriksaan
gangguan menggunakan metode puncture test dikarenakan dengan metode
puncture test dapat diketahui kerusakan pada isolator yang terkena sambaran petir.
peralatan (isolator) secara elektrik karena setiap kepingan isolator akan mengalami
penurunan kekuatan isolasi seiring lamanya beroperasi. Menara no. 169 milik PT.
PLN (Persero) UPT Pekanbaru terkena sambaran petir yang membuat isolator
rusak. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengukuran pada isolator transmisi
SUTT 150 kV dalam keadaan bertegangan yang diakibatkan oleh sambaran petir,
menganalisis nilai arus bocor pada isolator yang rusak akibat sambaran petir dengan
menggunakan metode pucture tes isolator, dan membandingkan metode inspeksi
gangguan secara visual dengan metode puncture test isolator. Berdasarkan hasil
pengukuran, isolator yang rusak terdapat pada isolator fasa R keping no. 2
menunjukkan angka 1,5 dan isolator fasa T keping no. 10 menunjukkan angka 0.
Arus bocor pada keping no.2 fasa R sebesar 0,008 µA dan keping no. 10 fasa T
sebesar 0 µA. Metode inspeksi gangguan menggunakan metode visual terkadang
tidak ada kerusakan yang ditemukan pada isolator oleh sebab itu pemeriksaan
gangguan menggunakan metode puncture test dikarenakan dengan metode
puncture test dapat diketahui kerusakan pada isolator yang terkena sambaran petir.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2024
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-03-07T04:14:51Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography