Interaksi Frekuensi Dan Kosentrasi Penyemprotan Poc Urin Kelinci Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kacang Tanah(Arachis Hypogaea L)
Zulkifli, Elfianda
Kacang tanah (Arachis hypogea L.) merupakan tanaman leguminosa yang
cukup penting di Indonesia. Rendahnya produktivitas kacang perlunya upaya
peningkatan produksi tanaman kacang tanah diperlukan ketersediaan unsur hara
yang cukup Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan
produktivitas di tanah PMK adalah dengan pengaplikasian pupuk organik urin
kelinci yang dimana pupuk ini dapat dijadikan sebagai pupuk cair organik yang
sangat bermanfaat untuk tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
pengaruh dan mendapatkan interaksi frekuensi penyemprotan dan konsentrasi
penyemprotan POC urine kelinci terhadap pertumbuhan dan produksi kacang tanah
(Arachis hypogaea L).
Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) factorial, yang terdiri dari dua faktor yaitu yaitu
F (Frekuensi/Interval pemberian POC urin kelinci) terdiri dari 3 taraf dan faktor K
(Konsentrasi POC urin kelinci) terdiri dari 3 taraf, dan masing-masing ada 3
ulangan, jumlah satuan percobaan sebanyak 27 plot setiap plot terdiri dari 9
tanaman dan 3 tanaman sebagai sampel, sehingga keseluruhan tanaman adalah 27
x 9 = 243 tanaman. Adapun taraf dari faktor-faktor adalah Factor K: Konsentrasi
POC urin yaitu K1: Tanpa Pemberian Konsentrasi POC urin kelinci 0 ml/l air, K2:
Pemberian Konsentrasi POC urin kelinci 40 ml/l air, K3: Pemberian Konsentrasi
POC urin kelinci 60 ml/l air. Factor F yaitu F1: Pemberian POC urin kelinci 2 hari
sekali, F2: Pemberian POC urin kelinci 4 hari sekali, F3 : Pemberian POC urin
kelinci 6 hari sekali.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan yaitu interaksi
perlakuan frekuensi dan kosentrasi penyemprotan POC Urine Kelinci berpengaruh
nyata pada semua parameter pengamatan yaitu pertumbuhan tinggi tanaman,
jumlah cabang, jumlah polong per tanaman, bobot polong kering per tanaman, berat
biji/plot, dan berat 100 biji kacang tanah. Dan Interaksi K3F3 (pemberian POC urine
kelinci 60 ml/L dan interval pemberian 6 harisekali) merupakan dosis yang terbaik.
cukup penting di Indonesia. Rendahnya produktivitas kacang perlunya upaya
peningkatan produksi tanaman kacang tanah diperlukan ketersediaan unsur hara
yang cukup Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan
produktivitas di tanah PMK adalah dengan pengaplikasian pupuk organik urin
kelinci yang dimana pupuk ini dapat dijadikan sebagai pupuk cair organik yang
sangat bermanfaat untuk tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
pengaruh dan mendapatkan interaksi frekuensi penyemprotan dan konsentrasi
penyemprotan POC urine kelinci terhadap pertumbuhan dan produksi kacang tanah
(Arachis hypogaea L).
Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) factorial, yang terdiri dari dua faktor yaitu yaitu
F (Frekuensi/Interval pemberian POC urin kelinci) terdiri dari 3 taraf dan faktor K
(Konsentrasi POC urin kelinci) terdiri dari 3 taraf, dan masing-masing ada 3
ulangan, jumlah satuan percobaan sebanyak 27 plot setiap plot terdiri dari 9
tanaman dan 3 tanaman sebagai sampel, sehingga keseluruhan tanaman adalah 27
x 9 = 243 tanaman. Adapun taraf dari faktor-faktor adalah Factor K: Konsentrasi
POC urin yaitu K1: Tanpa Pemberian Konsentrasi POC urin kelinci 0 ml/l air, K2:
Pemberian Konsentrasi POC urin kelinci 40 ml/l air, K3: Pemberian Konsentrasi
POC urin kelinci 60 ml/l air. Factor F yaitu F1: Pemberian POC urin kelinci 2 hari
sekali, F2: Pemberian POC urin kelinci 4 hari sekali, F3 : Pemberian POC urin
kelinci 6 hari sekali.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan yaitu interaksi
perlakuan frekuensi dan kosentrasi penyemprotan POC Urine Kelinci berpengaruh
nyata pada semua parameter pengamatan yaitu pertumbuhan tinggi tanaman,
jumlah cabang, jumlah polong per tanaman, bobot polong kering per tanaman, berat
biji/plot, dan berat 100 biji kacang tanah. Dan Interaksi K3F3 (pemberian POC urine
kelinci 60 ml/L dan interval pemberian 6 harisekali) merupakan dosis yang terbaik.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-03-05T02:47:28Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography