Analisis Pendapatan Usaha Tani Kelapa Sawit Di Desa Teluk Panji Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhan Batu Selatan
Gulo, Lelin Grestin
Tujuan penelitian ini adalah (1) Menganalisis biaya produksi dan
pendapatan usahatani kelapa sawit di Desa Teluk Panji Kecamatan Kampung
Rakyat Kabupaten Labuhan Batu Selatan. (2) Mengetahui berapa Benefit Cost
Ratio (BCR) dan Break Event Point (BEP) usahatani kelapa sawit di Desa Teluk
Panji Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhan Batu Selatan.
Metode yang digunakan dalam metode ini adalah metode Purposive
Sampling. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data
Benefit Cost Ratio (BCR) Break Event Point (BEP ). Untuk mendapatkan hasil
tersebut perlu diketahui terlebih dahulu adalah biaya tetap, biaya tidak tetap, upah
tenaga kerja, jumlah produksi, harga, pendapatan kotor dan pendapatan bersih
dan titik impas usahatani kelapa sawit tersebut. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui wawancara langsung kepada pelaku usaha dengan
menggunakan alat bantu kuisioner.
Hasil penelitian dapat diketahui bahwa rata-rata luas lahan adalah per Ha,
selama satu tahun. Rata-rata total biaya produksi Rp/ Ha/Thn adalah sebesar Rp.
20.528.819/tahun. Yang terdiri dari biaya tetap adalah sebesar Rp.
958.125.000/tahun , pendapatan kotor yang diterima olen petani adalah sebesar
Rp.107.994.380/tahun, sedangkan pendapatan bersihnya adalah Rp.
20.528.819/tahun, Karena setiap Rp 1 biaya produksi yang dikeluarkan
memberikan keuntungan sebesar Rp. 5,7 dan diperoleh rata-rata (BCR) sebesar
6,7 petani kelapa sawit Di Desa Teluk Panji.
pendapatan usahatani kelapa sawit di Desa Teluk Panji Kecamatan Kampung
Rakyat Kabupaten Labuhan Batu Selatan. (2) Mengetahui berapa Benefit Cost
Ratio (BCR) dan Break Event Point (BEP) usahatani kelapa sawit di Desa Teluk
Panji Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhan Batu Selatan.
Metode yang digunakan dalam metode ini adalah metode Purposive
Sampling. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data
Benefit Cost Ratio (BCR) Break Event Point (BEP ). Untuk mendapatkan hasil
tersebut perlu diketahui terlebih dahulu adalah biaya tetap, biaya tidak tetap, upah
tenaga kerja, jumlah produksi, harga, pendapatan kotor dan pendapatan bersih
dan titik impas usahatani kelapa sawit tersebut. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui wawancara langsung kepada pelaku usaha dengan
menggunakan alat bantu kuisioner.
Hasil penelitian dapat diketahui bahwa rata-rata luas lahan adalah per Ha,
selama satu tahun. Rata-rata total biaya produksi Rp/ Ha/Thn adalah sebesar Rp.
20.528.819/tahun. Yang terdiri dari biaya tetap adalah sebesar Rp.
958.125.000/tahun , pendapatan kotor yang diterima olen petani adalah sebesar
Rp.107.994.380/tahun, sedangkan pendapatan bersihnya adalah Rp.
20.528.819/tahun, Karena setiap Rp 1 biaya produksi yang dikeluarkan
memberikan keuntungan sebesar Rp. 5,7 dan diperoleh rata-rata (BCR) sebesar
6,7 petani kelapa sawit Di Desa Teluk Panji.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-02-26T03:31:01Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography