Pemasaran Madu Lebah Hutan Di Desa Kuala Panduk Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan
Putra, Tengku Ade
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui saluran pemasaran
madu lebah hutan, menganalisis margin pemasaran, dan menganalisis efisiensi
saluran pemasaran di Desa Kuala Panduk Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten
Pelalawan Provinsi Riau.
Anggota populasi adalah semua petani madu lebah yang berada di Desa
Kuala Panduk Kecamatan Teluk Meranti. Metode penelitian yang digunakan
adalah metode Purposive Sampling dengan kriteria petani madu lebah yang aktif
dalam pengambilan madu lebah yang berjumlah 10 orang.
Hasil penelitian ini menunjukkan harga penjualan petani madu lebah pada
saluran I Rp.90.000 dan pada saluran II Rp.90.000. Harga penjualan ke konsumen
pada saluran I Rp.90.000 dan pada saluran II Rp.120.000. Margin pemasaran pada
saluran I Rp.0 dan pada saluran II Rp.30.000. Tingkat efisiensi saluran pemasaran
pada saluran I 0% dan pada saluran II 4,38%. Biaya yang dikeluarkan pada
saluran I yaitu sebesar Rp.0 dan pada saluran II yaitu sebesar Rp.5.256,67.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa analisis pemasaran madu lebah hutan
di Desa Kuala Panduk Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan saluran
yang paling menguntungkan bagi petani madu lebah terdapat pada saluran II,
karena disaluran II petani mendapatkan keuntungan yang lebih besar
dibandingkan saluran I.
madu lebah hutan, menganalisis margin pemasaran, dan menganalisis efisiensi
saluran pemasaran di Desa Kuala Panduk Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten
Pelalawan Provinsi Riau.
Anggota populasi adalah semua petani madu lebah yang berada di Desa
Kuala Panduk Kecamatan Teluk Meranti. Metode penelitian yang digunakan
adalah metode Purposive Sampling dengan kriteria petani madu lebah yang aktif
dalam pengambilan madu lebah yang berjumlah 10 orang.
Hasil penelitian ini menunjukkan harga penjualan petani madu lebah pada
saluran I Rp.90.000 dan pada saluran II Rp.90.000. Harga penjualan ke konsumen
pada saluran I Rp.90.000 dan pada saluran II Rp.120.000. Margin pemasaran pada
saluran I Rp.0 dan pada saluran II Rp.30.000. Tingkat efisiensi saluran pemasaran
pada saluran I 0% dan pada saluran II 4,38%. Biaya yang dikeluarkan pada
saluran I yaitu sebesar Rp.0 dan pada saluran II yaitu sebesar Rp.5.256,67.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa analisis pemasaran madu lebah hutan
di Desa Kuala Panduk Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan saluran
yang paling menguntungkan bagi petani madu lebah terdapat pada saluran II,
karena disaluran II petani mendapatkan keuntungan yang lebih besar
dibandingkan saluran I.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-02-28T03:30:43Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography