Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Padi Sawah Di Desa Pinang Sebatang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak
Sardion M, Petrus
Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan yang sangat
penting karena telah menjadi sumber makanan pokok utama dari setengah
penduduk dunia. Menurut Badan Pusat Statistik Nasional pada tahun (2021),
melaporkan bahwa Provinsi Riau menyumbangkan produksi padi nasional
223,399 ribu ton atau 0,40% dari hasil produksi nasional. Jika dibandingkan pada
tahun 2020 hasil produksi padi pada tahun 2021 mengalami penurunan sebesar
10.286 ton terhadap produksi padi nasional. Hal ini terjadi dikarenakan luas panen
padi di Provinsi Riau mengalami penurunan sebesar 9,196 Ha. Pada tahun 2021
Kabupaten Siak menyumbangkan produksi padi sebesar 30.811,83 ton untuk
Provinsi Riau. Jika dilihat berdasarkan produktivitasnya, maka Kabupaten Rokan
Hilir menjadi kabupaten dengan produktivitas tertinggi yaitu sebesar 50,47 Ku/ha.
Sedangkan Kabupaten Siak termasuk salah satu kabupaten dengan produktivitas
tertinggi kedua yaitu sebesar 42,69 Ku/ha. Berdasarkan data tersebut Kabupaten
Siak masih tergolong rendah untuk produksi padi itu dikarenakan adanya
beberapa sentra padi yang gagal tanam akibat musim kering.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dan mengetahui
faktor yang paling dominan yang mempengaruhi hasil produksi padi sawah di
Desa Pinang Sebatang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak.
Penelitian dilakukan di Desa Pinang sebatang pada bulan Juni sampai
dengan Agustus 2024. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah
dengan menggunakan teknik sampel acak sederhana (Simple Random Sampling)
dengan menggunakan rumus slovin. Populasi dalam penelitian ini adalah 75 orang
dan Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berjumlah 43 orang.
Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan
analisis deskriptif dan jenis data yang digunakan data primer dan sekunder. Alat
analisis yang digunakan analisis regresi linear berganda dengan model analisis
fungsi produksi Cobb-Douglas untuk mengetahui pengaruh masing-masing faktor
produksi terhadap hasil produksi yang dihasilkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan, benih, dan herbisida
secara bersama-sama (simultan) berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil
produksi padi sawah. Luas lahan dengan nilai t-hitung = 4.024 > 1,301, Pupuk Kcl
nilai t-hitung = 2,159 > 1,301, dan Herbisida Nilai t-hitung = 1,754 < 1,301.
Sedangkan benih, insektisida, dan tenaga kerja tidak berpengaruh positif dan
signifikan terhadap jumlah produksi padi sawah. dan faktor yang paling dominan
mempengaruhi faktor produksi padi sawah di Desa Pinang Sebatang adalah faktor
produksi luas lahan, dengan rata-rata padi sawah di Desa Pinang Sebatang adalah
0.30 Ha, dan rata-rata hasil produksi mencapai 0,56 ton.
penting karena telah menjadi sumber makanan pokok utama dari setengah
penduduk dunia. Menurut Badan Pusat Statistik Nasional pada tahun (2021),
melaporkan bahwa Provinsi Riau menyumbangkan produksi padi nasional
223,399 ribu ton atau 0,40% dari hasil produksi nasional. Jika dibandingkan pada
tahun 2020 hasil produksi padi pada tahun 2021 mengalami penurunan sebesar
10.286 ton terhadap produksi padi nasional. Hal ini terjadi dikarenakan luas panen
padi di Provinsi Riau mengalami penurunan sebesar 9,196 Ha. Pada tahun 2021
Kabupaten Siak menyumbangkan produksi padi sebesar 30.811,83 ton untuk
Provinsi Riau. Jika dilihat berdasarkan produktivitasnya, maka Kabupaten Rokan
Hilir menjadi kabupaten dengan produktivitas tertinggi yaitu sebesar 50,47 Ku/ha.
Sedangkan Kabupaten Siak termasuk salah satu kabupaten dengan produktivitas
tertinggi kedua yaitu sebesar 42,69 Ku/ha. Berdasarkan data tersebut Kabupaten
Siak masih tergolong rendah untuk produksi padi itu dikarenakan adanya
beberapa sentra padi yang gagal tanam akibat musim kering.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dan mengetahui
faktor yang paling dominan yang mempengaruhi hasil produksi padi sawah di
Desa Pinang Sebatang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak.
Penelitian dilakukan di Desa Pinang sebatang pada bulan Juni sampai
dengan Agustus 2024. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah
dengan menggunakan teknik sampel acak sederhana (Simple Random Sampling)
dengan menggunakan rumus slovin. Populasi dalam penelitian ini adalah 75 orang
dan Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berjumlah 43 orang.
Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan
analisis deskriptif dan jenis data yang digunakan data primer dan sekunder. Alat
analisis yang digunakan analisis regresi linear berganda dengan model analisis
fungsi produksi Cobb-Douglas untuk mengetahui pengaruh masing-masing faktor
produksi terhadap hasil produksi yang dihasilkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan, benih, dan herbisida
secara bersama-sama (simultan) berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil
produksi padi sawah. Luas lahan dengan nilai t-hitung = 4.024 > 1,301, Pupuk Kcl
nilai t-hitung = 2,159 > 1,301, dan Herbisida Nilai t-hitung = 1,754 < 1,301.
Sedangkan benih, insektisida, dan tenaga kerja tidak berpengaruh positif dan
signifikan terhadap jumlah produksi padi sawah. dan faktor yang paling dominan
mempengaruhi faktor produksi padi sawah di Desa Pinang Sebatang adalah faktor
produksi luas lahan, dengan rata-rata padi sawah di Desa Pinang Sebatang adalah
0.30 Ha, dan rata-rata hasil produksi mencapai 0,56 ton.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2024
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-07-24T03:45:59Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography