Persepsi Anggota Kelompok Tani Hutan Sipang Jaya Terhadap Keberadaan Hutan Kemasyarakatan Sipang Jaya Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu
Darmawan, Andreansyah
Hutan adalah sumber daya alam penting bagi manusia, memberikan
manfaat langsung maupun tidak langsung. Kesadaran akan pentingnya hutan dalam
kehidupan manusia dapat memengaruhi upaya pengelolaan dan perlindungan hutan.
Salah satu upaya pengelolaan hutan yang melibatkan masyarakat lokal adalah
Hutan Kemasyarakatan (HKm). HKm merupakan hutan negara yang
pemanfaatannya ditujukan untuk memberdayakan kelompok tani setempat.
Pengelolaan hutan berbasis kelompok tani memungkinkan mereka menjadi pelaku
utama dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan hutan. Di HKm Sipang
Jaya, Kabupaten Rokan Hulu, terdapat luas areal hutan desa yang mencapai 1705
Ha. Aktivitas kelompok tani di HKm Sipang Jaya meliputi sumber daya alam nonkayu, pertanian, peternakan, perkebunan, dan lain-lain.”
“Pentingnya memahami persepsi kelompok tani, seperti Kelompok Tani
Sipang Jaya, terhadap pengelolaan hutan kemasyarakatan adalah untuk
menganalisis makna ekologis, ekonomi, sosial, dan budaya terhadap pengelolaan
hutan tersebut. Tujuan penelitian, memahami persepsi anggota kelompok tani
Kecamatan Tandun terhadap adanya hutan kemasyarakatan, perencanaan dan
pengorganisasian, serta pelaksanaan dan pengawasan dalam pengelolaan hutan
kemasyarakatan. Dampak keberadaan hutan kemasyarakatan di Kecamatan Tandun
ditinjau dari aspek ekologi, sosial, dan budaya. Jenis penelitian yang digunakan
adalah penelitian survei dengan pengambilan data sensus, di mana seluruh anggota
kelompok populasi menjadi sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui
kuesioner terstruktur.”
“Proses analisis data melibatkan penelaahan menyeluruh terhadap data
dari hasil kuesioner dan wawancara. Acuan Skala Likert 3 poin digunakan dalam
kuesioner, dengan kategori jawaban Tidak Setuju, Setuju, dan Sangat Setuju. Skala
ini dipilih karena dapat memberikan gambaran yang lebih akurat, tanpa adanya
kategori jawaban yang meragukan. Selain itu, interval digunakan untuk mengukur
nilai antara minimum dan maksimum data, sedangkan range digunakan untuk
mengukur variasi atau keragaman dalam data yang diperoleh. Persepsi anggota
kelompok tani terhadap Hutan Kemasyarakatan (HKm) di Desa Tandun,
Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, menunjukkan penilaian tinggi
terhadap keberadaan HKm, perencanaan dan pengorganisasian dalam pengelolaan
HKm, serta pelaksanaan dan pengawasan kegiatan HKm. Dampak Hutan
Kemasyarakatan di Desa Tandun terhadap masyarakat sekitar.”
“Aspek ekologis pengelolaan HKm memberikan manfaat seperti konservasi
air dan tanah, serta perbaikan mutu lingkungan. Aspek ekonomi hasil kebun dijual
kepada pedagang dan warga sekitar, dengan penentuan harga oleh pedagang. Pasar
hanya buka setiap Sabtu, menjadi momen penting dalam ekonomi desa. Aspek
social terdapat kekhawatiran kelompok tani terhadap penggusuran lahan tradisional
mereka. Faktor utama yang mereka perhatikan adalah pengakuan resmi terhadap hak Kelola. Aspek budaya kelompok tani mengembangkan teknik budidaya kebun
campuran dan monokultur, yang mencakup tanaman kehutanan, pertanian, padi,
dan buah-buahan.
manfaat langsung maupun tidak langsung. Kesadaran akan pentingnya hutan dalam
kehidupan manusia dapat memengaruhi upaya pengelolaan dan perlindungan hutan.
Salah satu upaya pengelolaan hutan yang melibatkan masyarakat lokal adalah
Hutan Kemasyarakatan (HKm). HKm merupakan hutan negara yang
pemanfaatannya ditujukan untuk memberdayakan kelompok tani setempat.
Pengelolaan hutan berbasis kelompok tani memungkinkan mereka menjadi pelaku
utama dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan hutan. Di HKm Sipang
Jaya, Kabupaten Rokan Hulu, terdapat luas areal hutan desa yang mencapai 1705
Ha. Aktivitas kelompok tani di HKm Sipang Jaya meliputi sumber daya alam nonkayu, pertanian, peternakan, perkebunan, dan lain-lain.”
“Pentingnya memahami persepsi kelompok tani, seperti Kelompok Tani
Sipang Jaya, terhadap pengelolaan hutan kemasyarakatan adalah untuk
menganalisis makna ekologis, ekonomi, sosial, dan budaya terhadap pengelolaan
hutan tersebut. Tujuan penelitian, memahami persepsi anggota kelompok tani
Kecamatan Tandun terhadap adanya hutan kemasyarakatan, perencanaan dan
pengorganisasian, serta pelaksanaan dan pengawasan dalam pengelolaan hutan
kemasyarakatan. Dampak keberadaan hutan kemasyarakatan di Kecamatan Tandun
ditinjau dari aspek ekologi, sosial, dan budaya. Jenis penelitian yang digunakan
adalah penelitian survei dengan pengambilan data sensus, di mana seluruh anggota
kelompok populasi menjadi sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui
kuesioner terstruktur.”
“Proses analisis data melibatkan penelaahan menyeluruh terhadap data
dari hasil kuesioner dan wawancara. Acuan Skala Likert 3 poin digunakan dalam
kuesioner, dengan kategori jawaban Tidak Setuju, Setuju, dan Sangat Setuju. Skala
ini dipilih karena dapat memberikan gambaran yang lebih akurat, tanpa adanya
kategori jawaban yang meragukan. Selain itu, interval digunakan untuk mengukur
nilai antara minimum dan maksimum data, sedangkan range digunakan untuk
mengukur variasi atau keragaman dalam data yang diperoleh. Persepsi anggota
kelompok tani terhadap Hutan Kemasyarakatan (HKm) di Desa Tandun,
Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, menunjukkan penilaian tinggi
terhadap keberadaan HKm, perencanaan dan pengorganisasian dalam pengelolaan
HKm, serta pelaksanaan dan pengawasan kegiatan HKm. Dampak Hutan
Kemasyarakatan di Desa Tandun terhadap masyarakat sekitar.”
“Aspek ekologis pengelolaan HKm memberikan manfaat seperti konservasi
air dan tanah, serta perbaikan mutu lingkungan. Aspek ekonomi hasil kebun dijual
kepada pedagang dan warga sekitar, dengan penentuan harga oleh pedagang. Pasar
hanya buka setiap Sabtu, menjadi momen penting dalam ekonomi desa. Aspek
social terdapat kekhawatiran kelompok tani terhadap penggusuran lahan tradisional
mereka. Faktor utama yang mereka perhatikan adalah pengakuan resmi terhadap hak Kelola. Aspek budaya kelompok tani mengembangkan teknik budidaya kebun
campuran dan monokultur, yang mencakup tanaman kehutanan, pertanian, padi,
dan buah-buahan.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2024
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-09-23T07:15:04Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography