• Home
  • About Us
    History Vision and Mission Rules Service Hours Facilities Librarian Organizational Structure Library News
  • Library Services
    On-site Reading Service Circulation Service Reference Service Information Search Service Information Literacy Guidance Extension Service
  • Reference Services
    Information Desk Service Reference Collection Guidance Search Service Consultation Service Information Alert Service
  • Membership
    Member Area Guest Book Needs Survey Satisfaction Survey Online Member Registration FAQ
  • OPAC
  • Select Language : English Indonesian
All Computer Philosophy Religion Social Sciences Language Science Technology Arts Literature History

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
  1. SMA KTB
  2. Katalog
  3. Karakteristik Madu Apis Mellifera Dengan Waktu Panen 14 Hari...
THESIS
Kemendikdasmen Repository
Kembali

Karakteristik Madu Apis Mellifera Dengan Waktu Panen 14 Hari Dan 21 Hari

Manurung, Irfan

Madu merupakan salah satu produk hasil hutan bukan kayu (HBBK) yang
sudah dimanfaatkan oleh masyarakata Indonesia.Lebah penghasil madu yang dapat
diternakkan terdiri dari beberapa jenis, salah satunya adalah Apis mellifera
(A.mellifera). Pada penelitian ini madu yang dihasilkan oleh lebah madu A.mellifera
berasal dari nektar dari pangkal daun tanaman Acacia crassicarpa (A.crassicarpa).
Lebah madu A.mellifera sebagai penghasil madu selain membutuhkan nektar, juga
membutuhkan sumber pollen sebagai sumber protein untuk lebah. Karakteristik
madu dipengaruhi oleh tanaman sumber nektar dan sumber polen yang diperoleh
lebah. Tanaman sumber polen yang banyak terdapat dikawasan Hutan Tanaman
Industri (HTI) di Kabupaten Siak, dimana banyak terdapat usaha peternakan madu
A.mellifera adalah A.crassicarpa yang sudah berbunga, kelapa sawit dan rumputrumputan.
Tanaman jenis gelam (Melaleuca cajuputi) merupakan salah satu jenis
yang ditanam oleh PT Arara Abadi di Desa Sukajaya Distrik Rasau Kuning yang
merupakan sumber polen bagi lebah madu. Tanaman sumber polen jenis gelam
diduga akan mempengaruhi kualitas madu yang dihasilkan. Peternak A.mellifera
disekitarnya. Belum banyak yang mengkaji kualitas madu dengan sumber polen
dari tanaman gelam. Selain itu masa panen terhadap madu juga akan mempengaruhi
karakteristik madu. Masa panen tercepat yang biasa dilakukan oleh perternak
adalah 14 hari sampai 21 hari. Oleh karena itu penelitian tentang
kualitas/karakteristik madu dengan sumber polen tanaman tersebut dan masa panen
14 hari dan 21 hari perlu dilakukan.
Penyedian madu A.mellifera diambil dari Desa Sukajaya Kabupaten Siak
Madu yang dijadikan sampel penelitian yang mendapatkan sumber nektar dari
A.crassicarpa dan sumber polen dari tanaman gelam (Melaleuca cajuputi).
Pengujian sampel madu diambil dari peternak dengan masa panen 14 hari dan 21
hari. Setelah penyiapan sampel madu maka dilakukan pengujian kuliatas madu
terhadap madu yang dipanen 14 hari dan 21 hari. Variabel pengujian kualitas madu
yang dilakukan adalah: kadar air, kadar gula total, keasaman, padatan tak larut
dalam air, kadar abu. Setiap variabel pengujian diulang 3 kali. Data ini diambil dengan
menggunakan analisis dilakukan untuk membandingkan karakteristik madu Apis
mellifera dengan sumber polen A.crassicarpa dan tanaman gelam yang dipanen
pada 14 hari dan 21 hari dengan cara analisis uji t 2 sampel independent (bebas).
Pada penelitian yang dilakukan, karakteristik nilai dari pengujian madu
A.mellifera yang dipanen pada 14 hari; kadar air 26,4 %, kadar gula total 72,0 %
Btrix, keasaman 139,5896 NaOH/Kg, padatan tak larut air 0,5996 % dan kadar abu
0,2284%. Madu dengan pemanenan 21 hari dengan nilai kadar air 24,2%, kadar
gula total 74,1% Btrix, keasaman 114,9522 NaOH/Kg, padatan tak larut air
0,4679% dan kadar abu 0,1336%. Karakteristik madu pemanenan 14 hari dan 21
hari yang memenuhi SNI 8664-2018. Madu pamanenan 14 hari yang memenuhi
SNI terdiri dari padatan tak larut air dan kadar abu. Madu pamanenan 21 hari yang
memenuhi SNI ialah padatan tak larut air dan kadar abu. Karakteristik pengujian
madu pemanenan 14 hari dan 21 hari antara lain, pengujian kadar abu, kadar gula
total dan keasaman berbeda nyata. Pengujian padatan tak larut air dan kadar abu
tidak berbeda nyata.
Informasi Repositori
Jenis
Thesis
Detail Information
Tahun
2024
Bahasa
id
Last Updated
2025-09-23T07:18:18Z
Subjects / Keywords
SD Forestry
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

SMA KTB
SMA KTB
  • Login as Admin
  • Download Application Manual

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Visitor Statistics

Today 213
Online: 213 Onsite: 0
This Month 8.430
Online: 8.430 Onsite: 0
Total 43.684
Online: 43.684 Onsite: 0

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject


© 2026 — Powered by SLiMS | Managed by ePERPUS WhatsApp

Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search

Fill in one or more fields below to narrow your search

Where do you want to share?
Home OPAC Login Register