Pengaruh Interaksi Pupuk Kandang Sapi Dan Pupuk Npk Terhadap Pertumbuhan Bibit Durian (Durio Zibethinus)
Saputra, Alex
Durian (Durio zibethinus) merupakan salah satu tumbuhan yang buahnya
sangat digemari masyarakat sehingga mendapat julukan The King of Fruits. Indonesia
merupakan produsen buah durian terbesar ketiga setelah Thailand dan Malaysia.
Salah satu usaha yang dilakukan untuk menghasilkan bibit yang bermutu ,berkualitas
dengan pengolahan tanah yang baik dan penyediaan unsur hara dalam tanah, media
tanam yang digunakan dalam pembibitan durian adalah tanah hitam top soil. Unsur
hara tersebut merupakan unsur hara organik dan anorganik. Pupuk kandang ternak
besar kaya akan nitrogen, dan mineral logam, seperti magnesium, kalium dan
kalsium. Namun demikian manfaat utama pupuk kandang adalah mempertahankan
struktur fisik tanah sehingga akar dapat tumbuh secara baik. pupuk NPK tidak hanya
terkandung unsur hara N, P, dan K saja tetapi juga unsur hara makro seperti Mg dan S
yang dapat berperan sebagai inti klorifil untuk fotosintesis.
Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian
Universitas Lancang Kuning selama 3 bulan yakni dimulai dari Maret -mei 2024.
Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah Pupuk kandang sapi
(S) yang terdiri dari 3 (tiga) taraf, dan faktor kedua adalah Pupuk NPK (N) yang
terdiri 3 (tiga) taraf, sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan. Setiap kombinasi
perlakuan terdiri dari 3 (tiga) ulangan, maka di peroleh 27 unit percobaan. Dalam satu
unit percobaan terdiri 4 tanaman percobaan maka terdapat 108 tanaman bibit durian
dan 2 dijadikan sampel.
Berdasarkan analisis sidik ragam menunjukkan bahwa pengaruh pemberian
pupuk kandang sapi dan NPK berpengaruh nyata terhadap semua parameter
pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, Lebar daun dan
diameter batang, dan hasil uji lanjut dapat diketahui bahwa pengaruh pemberian
pupuk kandang sapi dan NPK berbeda nyata terhadap semua perlakuan. Perlakuan
terbaik pada S2N2 (Pemberian pupuk kotoran sapi 300 g/ polibag dan pemberian
pupuk NPK 15 g/polybag) dan terendah pada perlakuan S0N0 (Tanpa pemberian
pupuk kandang sapi dan NPK).
sangat digemari masyarakat sehingga mendapat julukan The King of Fruits. Indonesia
merupakan produsen buah durian terbesar ketiga setelah Thailand dan Malaysia.
Salah satu usaha yang dilakukan untuk menghasilkan bibit yang bermutu ,berkualitas
dengan pengolahan tanah yang baik dan penyediaan unsur hara dalam tanah, media
tanam yang digunakan dalam pembibitan durian adalah tanah hitam top soil. Unsur
hara tersebut merupakan unsur hara organik dan anorganik. Pupuk kandang ternak
besar kaya akan nitrogen, dan mineral logam, seperti magnesium, kalium dan
kalsium. Namun demikian manfaat utama pupuk kandang adalah mempertahankan
struktur fisik tanah sehingga akar dapat tumbuh secara baik. pupuk NPK tidak hanya
terkandung unsur hara N, P, dan K saja tetapi juga unsur hara makro seperti Mg dan S
yang dapat berperan sebagai inti klorifil untuk fotosintesis.
Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian
Universitas Lancang Kuning selama 3 bulan yakni dimulai dari Maret -mei 2024.
Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah Pupuk kandang sapi
(S) yang terdiri dari 3 (tiga) taraf, dan faktor kedua adalah Pupuk NPK (N) yang
terdiri 3 (tiga) taraf, sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan. Setiap kombinasi
perlakuan terdiri dari 3 (tiga) ulangan, maka di peroleh 27 unit percobaan. Dalam satu
unit percobaan terdiri 4 tanaman percobaan maka terdapat 108 tanaman bibit durian
dan 2 dijadikan sampel.
Berdasarkan analisis sidik ragam menunjukkan bahwa pengaruh pemberian
pupuk kandang sapi dan NPK berpengaruh nyata terhadap semua parameter
pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, Lebar daun dan
diameter batang, dan hasil uji lanjut dapat diketahui bahwa pengaruh pemberian
pupuk kandang sapi dan NPK berbeda nyata terhadap semua perlakuan. Perlakuan
terbaik pada S2N2 (Pemberian pupuk kotoran sapi 300 g/ polibag dan pemberian
pupuk NPK 15 g/polybag) dan terendah pada perlakuan S0N0 (Tanpa pemberian
pupuk kandang sapi dan NPK).
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2025
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-09-23T02:48:02Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography