Interaksi Pemberianfungi Mikoriza Arbuskuladan Pupuk Npk Phonska Terhadap Pertumbuhan Dan Produksitanaman Kedelai Edamame (Glycine Max (L) Merril)
Lubis, Putra Aripandi
Edamame merupakan salah satu jenis kedelai yang diduga berasal dari
Jepang, dan berkembang di China. Secara komersial kedelai edamame juga telah
berkembang di berbagai negara yang salah satunya Indonesia. Kedelai edamame
dapat tumbuh dengan baik di Riau dengan media tanah ultisol, Tanah ultisol
merupakan tanah marginal yang mempunyai bahan organik, N, P, dan basa-basa
(Ca, Mg, K, Na) pH tanah yang rendah serta kandungan Al dan Fe yang tinggi
sehingga dari sifat-sifat tersebut jika tidak diberi bahan perbaikan maka
pertumbuhan dan produksi tanaman tidak dapat maksimal. Sementara ditinjau dari
luasnya, tanah ultisol mempunyai potensi yang tinggi untuk pengembangan lahan
pertanian di wilayah Riau.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan
interaksi terbaik pemberian Fungi Mikoriza Arbuskula dan NPK Phonska
terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai edamame (Glycine max (L)
merril).
Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, yang terdiri dari dua faktor yaitu F
(Fungi Mikoriza Arbuskula) dan faktor P (NPK phonska) terdiri dari 3 taraf, dan
masing-masing ada 3 ulangan, jumlah satuan percobaan sebanyak 27 plot, setiap
plot terdiri dari 9 tanaman dan 4 tanaman sebagai sampel, dengan jumlah tanaman
utama adalah 27 x 9 = 243 dan tanaman sisipan sebanyak 108 tanaman.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa interaksi fungi
mikoriza arbuskula dan pupuk NPK phonska berpengaruh nyata pada parameter
tinggi tanaman, umur berbunga, dan bobot polong bernas pertanaman namun tidak
berpengaruh nyata pada bobot akar. Interaksi F1P2 (pemberian fungi mikoriza
arbuskula 25 g/tanaman dan pemberian pupuk npk 6 g/tanaman) menunjukkan
hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman, umur berbunga, dan bobot polong
bernas pertanaman
Jepang, dan berkembang di China. Secara komersial kedelai edamame juga telah
berkembang di berbagai negara yang salah satunya Indonesia. Kedelai edamame
dapat tumbuh dengan baik di Riau dengan media tanah ultisol, Tanah ultisol
merupakan tanah marginal yang mempunyai bahan organik, N, P, dan basa-basa
(Ca, Mg, K, Na) pH tanah yang rendah serta kandungan Al dan Fe yang tinggi
sehingga dari sifat-sifat tersebut jika tidak diberi bahan perbaikan maka
pertumbuhan dan produksi tanaman tidak dapat maksimal. Sementara ditinjau dari
luasnya, tanah ultisol mempunyai potensi yang tinggi untuk pengembangan lahan
pertanian di wilayah Riau.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan
interaksi terbaik pemberian Fungi Mikoriza Arbuskula dan NPK Phonska
terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai edamame (Glycine max (L)
merril).
Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, yang terdiri dari dua faktor yaitu F
(Fungi Mikoriza Arbuskula) dan faktor P (NPK phonska) terdiri dari 3 taraf, dan
masing-masing ada 3 ulangan, jumlah satuan percobaan sebanyak 27 plot, setiap
plot terdiri dari 9 tanaman dan 4 tanaman sebagai sampel, dengan jumlah tanaman
utama adalah 27 x 9 = 243 dan tanaman sisipan sebanyak 108 tanaman.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa interaksi fungi
mikoriza arbuskula dan pupuk NPK phonska berpengaruh nyata pada parameter
tinggi tanaman, umur berbunga, dan bobot polong bernas pertanaman namun tidak
berpengaruh nyata pada bobot akar. Interaksi F1P2 (pemberian fungi mikoriza
arbuskula 25 g/tanaman dan pemberian pupuk npk 6 g/tanaman) menunjukkan
hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman, umur berbunga, dan bobot polong
bernas pertanaman
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2025
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2025-09-16T02:04:44Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography