An Analysis Of Illocutionary Acts In The Woman Kingmovie 2022
Larosa, Happy Julita
Bahasa tidak hanya digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga
untuk melakukan tindakan melalui ujaran. Dalam pragmatik, fungsi bahasa
ini dipelajari melalui konsep tindak tutur, khususnya tindak tutur ilokusi
seperti yang dikemukakan oleh John Searle. Tindak tutur ilokusi merujuk
pada maksud pembicara di balik suatu ujaran, seperti menyatakan,
memerintah, berjanji, atau mengungkapkan perasaan. Dalam dialog film,
tindak tutur ini mencerminkan tujuan, emosi, dan interaksi sosial para tokoh.
Penelitian ini berfokus pada analisis tindak tutur ilokusi yang digunakan
oleh tokoh-tokoh dalam film aksi petualangan sejarah The Woman King
(2022). Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengidentifikasi jenis-jenis tindak
tutur ilokusi yang ditemukan dalam film, dan (2) menganalisis bagaimana
tindak tutur tersebut digunakan oleh para tokoh. Penelitian ini menggunakan
metode deskriptif kualitatif dengan data yang diperoleh dari dialog dalam
film. Berdasarkan klasifikasi Searle, ditemukan lima jenis tindak tutur
ilokusi: representatif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Dari 90
ujaran yang dianalisis, 39 termasuk representatif, 34 direktif, 12 komisif, 4
ekspresif, dan 1 deklaratif. Jenis yang paling dominan adalah tindak tutur
representatif, yang mencakup 43% dari total. Hal ini menunjukkan bahwa
para tokoh dalam film ini lebih banyak menggunakan bahasa untuk
menyatakan atau menggambarkan fakta, mencerminkan fungsi naratif dan
ekspresif dari ujaran dalam film.
untuk melakukan tindakan melalui ujaran. Dalam pragmatik, fungsi bahasa
ini dipelajari melalui konsep tindak tutur, khususnya tindak tutur ilokusi
seperti yang dikemukakan oleh John Searle. Tindak tutur ilokusi merujuk
pada maksud pembicara di balik suatu ujaran, seperti menyatakan,
memerintah, berjanji, atau mengungkapkan perasaan. Dalam dialog film,
tindak tutur ini mencerminkan tujuan, emosi, dan interaksi sosial para tokoh.
Penelitian ini berfokus pada analisis tindak tutur ilokusi yang digunakan
oleh tokoh-tokoh dalam film aksi petualangan sejarah The Woman King
(2022). Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengidentifikasi jenis-jenis tindak
tutur ilokusi yang ditemukan dalam film, dan (2) menganalisis bagaimana
tindak tutur tersebut digunakan oleh para tokoh. Penelitian ini menggunakan
metode deskriptif kualitatif dengan data yang diperoleh dari dialog dalam
film. Berdasarkan klasifikasi Searle, ditemukan lima jenis tindak tutur
ilokusi: representatif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Dari 90
ujaran yang dianalisis, 39 termasuk representatif, 34 direktif, 12 komisif, 4
ekspresif, dan 1 deklaratif. Jenis yang paling dominan adalah tindak tutur
representatif, yang mencakup 43% dari total. Hal ini menunjukkan bahwa
para tokoh dalam film ini lebih banyak menggunakan bahasa untuk
menyatakan atau menggambarkan fakta, mencerminkan fungsi naratif dan
ekspresif dari ujaran dalam film.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2025
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-09-02T04:16:21Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography