An Analysis Of Illocutionary Acts In “The Holdovers” Movie
Alza, Tiara
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur ilokusi yang terdapat
dalam film The Holdovers. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengidentifikasi
berbagai jenis tindak tutur ilokusi yang digunakan dalam film, dan (2)
menganalisis bagaimana tindak tutur tersebut menyampaikan makna berdasarkan
fungsi komunikatifnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif
dan berlandaskan pada Teori Pragmatik, khususnya klasifikasi tindak tutur ilokusi
menurut Searle. Data penelitian diambil dari dialog-dialog dalam film.Hasil
penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur ilokusi yang muncul meliputi fungsifungsi seperti memberi informasi, menjelaskan, membenarkan , menceritakan
ulang memanggil, menyatakan, menegaskan, bertanya, meminta, memohon), dan
menolak Terdapat total 76 ujaran, yang dikategorikan ke dalam lima jenis:
Assertive 48 ujaran, Directive 24 ujaran, Expressive 3 ujaran, Commissive 1
ujaran, dan tidak ditemukan tindak tutur Declarative.Jenis tindak tutur yang paling
dominan adalah Assertive, dengan proporsi sekitar 63% dari 100%. Hal ini
menunjukkan bahwa para tokoh dalam film lebih sering menggunakan ujaran
untuk menyampaikan fakta, pendapat, dan pengalaman. Dominasi jenis Assertive
mencerminkan penekanan film pada penyampaian narasi dan refleksi karakter.
dalam film The Holdovers. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengidentifikasi
berbagai jenis tindak tutur ilokusi yang digunakan dalam film, dan (2)
menganalisis bagaimana tindak tutur tersebut menyampaikan makna berdasarkan
fungsi komunikatifnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif
dan berlandaskan pada Teori Pragmatik, khususnya klasifikasi tindak tutur ilokusi
menurut Searle. Data penelitian diambil dari dialog-dialog dalam film.Hasil
penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur ilokusi yang muncul meliputi fungsifungsi seperti memberi informasi, menjelaskan, membenarkan , menceritakan
ulang memanggil, menyatakan, menegaskan, bertanya, meminta, memohon), dan
menolak Terdapat total 76 ujaran, yang dikategorikan ke dalam lima jenis:
Assertive 48 ujaran, Directive 24 ujaran, Expressive 3 ujaran, Commissive 1
ujaran, dan tidak ditemukan tindak tutur Declarative.Jenis tindak tutur yang paling
dominan adalah Assertive, dengan proporsi sekitar 63% dari 100%. Hal ini
menunjukkan bahwa para tokoh dalam film lebih sering menggunakan ujaran
untuk menyampaikan fakta, pendapat, dan pengalaman. Dominasi jenis Assertive
mencerminkan penekanan film pada penyampaian narasi dan refleksi karakter.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2025
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-09-02T07:33:55Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography