Analisis Sentimen Terhadap Program Kampus Merdeka Menggunakan Algoritma Naïve Bayes Classifier Dan Support Vector Machine Di Twitter
Sapitri, Reza
Kampus Merdeka merupakan salah satu kebijakan yang dicetus oleh menteri
Pendidikan dan kebudayaan pada tahun 2020. Sejak awal diluncurkan program ini
telah banyak mendapatkan pro maupun kontra dari masyarakat salah satunya dari
media sosial twitter. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui sentimen
positif, negatif dan netral pada dataset mengenai kampus Merdeka dan untuk
mengetahui akurasi yang optimal dari perbandingan antara metode SVM dan
NBC kampus merdeka di twitter. Data yang digunakan pada penelitian ini
berjumlah sebanyak 1000 data yang berdasarkan komentar terbaru terbaru ketika
data diambil yaitu pada tanggal 16 Maret 2024 dengan melalui website APIFY
dari komentar postingan twitter melalui proses crawling. Support Vector Machine
merupakan algoritma terbaik dalam menganalisis sentimen terhadap program
kampus merdeka di twitter dengan tingkat akurasi yang paling tinggi pada
perbandingan data 90:10 yaitu 87%, untuk nilai precision, recall, dan f1-score
pada sentimen negatif yaitu 93%, 95%, dan 94%, sentimen netral adalah 76%,
84%, dan 80%, dan sentimen positif 90%, 82%, dan 86%. Sedangkan Algoritma
Naïve Bayes mendapatkan tingkat akurasi yang paling tinggi pada perbandingan
data 90:10 yaitu 81% dan mendapatkan nilai precision, recall, dan f1-score pada
sentimen negatif yaitu 73%, 100%, dan 85%, sentimen netral adalah 78%, 66%,
dan 71%, dan sentimen positif 93%, 76%, dan 84%. Berdasarkan nilai akurasi
yang paling tinggi yaitu SVM dengan proporsi pembagian data 90:10 maka dapat
di visualisasikan hasil sentimennya yaitu tanggapan masyarakat terhadap program
kampus merdeka cenderung positif dengan mendapatkan persentase sebesar
36,5%, sedangkan pada sentimen negatif mendapatkan persentase sebesar 32,8%,
dan pada sentimen netral mendapatkan persentase sebesar 30,7%.
Pendidikan dan kebudayaan pada tahun 2020. Sejak awal diluncurkan program ini
telah banyak mendapatkan pro maupun kontra dari masyarakat salah satunya dari
media sosial twitter. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui sentimen
positif, negatif dan netral pada dataset mengenai kampus Merdeka dan untuk
mengetahui akurasi yang optimal dari perbandingan antara metode SVM dan
NBC kampus merdeka di twitter. Data yang digunakan pada penelitian ini
berjumlah sebanyak 1000 data yang berdasarkan komentar terbaru terbaru ketika
data diambil yaitu pada tanggal 16 Maret 2024 dengan melalui website APIFY
dari komentar postingan twitter melalui proses crawling. Support Vector Machine
merupakan algoritma terbaik dalam menganalisis sentimen terhadap program
kampus merdeka di twitter dengan tingkat akurasi yang paling tinggi pada
perbandingan data 90:10 yaitu 87%, untuk nilai precision, recall, dan f1-score
pada sentimen negatif yaitu 93%, 95%, dan 94%, sentimen netral adalah 76%,
84%, dan 80%, dan sentimen positif 90%, 82%, dan 86%. Sedangkan Algoritma
Naïve Bayes mendapatkan tingkat akurasi yang paling tinggi pada perbandingan
data 90:10 yaitu 81% dan mendapatkan nilai precision, recall, dan f1-score pada
sentimen negatif yaitu 73%, 100%, dan 85%, sentimen netral adalah 78%, 66%,
dan 71%, dan sentimen positif 93%, 76%, dan 84%. Berdasarkan nilai akurasi
yang paling tinggi yaitu SVM dengan proporsi pembagian data 90:10 maka dapat
di visualisasikan hasil sentimennya yaitu tanggapan masyarakat terhadap program
kampus merdeka cenderung positif dengan mendapatkan persentase sebesar
36,5%, sedangkan pada sentimen negatif mendapatkan persentase sebesar 32,8%,
dan pada sentimen netral mendapatkan persentase sebesar 30,7%.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2024
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-09-19T02:59:56Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography