Prediksi Trend Harga Saham Bbri Menggunakan Algoritma Random Forest Dengan Analisis Teknikal
Leonard, Willyam
Fluktuasi harga saham yang tinggi menjadi tantangan dalam pengambilan
keputusan investasi. Penelitian ini mengembangkan model prediksi arah pergerakan
harga saham BBRI menggunakan algoritma Random Forest yang dipadukan
dengan indikator teknikal dan Principal Component Analysis (PCA) untuk reduksi
dimensi. Data harian saham BBRI dari Yahoo Finance digunakan, mencakup
periode 2 Januari 2012 hingga 9 Oktober 2024 sebanyak 3.155 entri.Proses
penelitian meliputi preprocessing, feature engineering, oversampling, normalisasi,
PCA, pemodelan, dan evaluasi menggunakan metrik akurasi, precision, recall, F1-
score, dan ROC-AUC. Validasi dilakukan dengan TimeSeriesSplit dan tuning
hyperparameter melalui GridSearchCV.Model menghasilkan akurasi tinggi sebesar
90,11% dan RMSE 0,3145, namun recall sinyal naik sangat rendah (1,64%), yang
berarti model cenderung gagal mendeteksi peluang beli. ROC-AUC sebesar
63,61% menunjukkan kemampuan diskriminatif sedang. Model ini cocok untuk
strategi konservatif yang mengutamakan sinyal dengan probabilitas tinggi.Setelah
PCA, fitur Volume Oscillator, Stoch_K, dan Stoch_D menjadi paling berkontribusi,
sementara ATR kehilangan relevansi. Ini menunjukkan bahwa efektivitas fitur
tergantung pada representasinya di ruang dimensi baru hasil PCA.
keputusan investasi. Penelitian ini mengembangkan model prediksi arah pergerakan
harga saham BBRI menggunakan algoritma Random Forest yang dipadukan
dengan indikator teknikal dan Principal Component Analysis (PCA) untuk reduksi
dimensi. Data harian saham BBRI dari Yahoo Finance digunakan, mencakup
periode 2 Januari 2012 hingga 9 Oktober 2024 sebanyak 3.155 entri.Proses
penelitian meliputi preprocessing, feature engineering, oversampling, normalisasi,
PCA, pemodelan, dan evaluasi menggunakan metrik akurasi, precision, recall, F1-
score, dan ROC-AUC. Validasi dilakukan dengan TimeSeriesSplit dan tuning
hyperparameter melalui GridSearchCV.Model menghasilkan akurasi tinggi sebesar
90,11% dan RMSE 0,3145, namun recall sinyal naik sangat rendah (1,64%), yang
berarti model cenderung gagal mendeteksi peluang beli. ROC-AUC sebesar
63,61% menunjukkan kemampuan diskriminatif sedang. Model ini cocok untuk
strategi konservatif yang mengutamakan sinyal dengan probabilitas tinggi.Setelah
PCA, fitur Volume Oscillator, Stoch_K, dan Stoch_D menjadi paling berkontribusi,
sementara ATR kehilangan relevansi. Ini menunjukkan bahwa efektivitas fitur
tergantung pada representasinya di ruang dimensi baru hasil PCA.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2025
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-09-19T03:05:45Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography