The Correlation Between Academic Self-Efficacy And Students’ Higher Order Thinking Skills In Reading Comprehension At Universitas Lancang Kuning
Purwanti, Riska
Dalam konteks pendidikan abad ke-21, mahasiswa dituntut untuk tidak hanya
mengembangkan kompetensi linguistik tetapi juga Keterampilan Berpikir Tingkat
Tinggi (KBTT) untuk terlibat secara kritis dengan teks akademik, sementara faktor
psikologis seperti efikasi diri akademik memainkan peran penting dalam
membentuk perilaku belajar dan keterlibatan kognitif. Namun, studi empiris yang
meneliti hubungan antara variabel-variabel ini di tingkat universitas masih terbatas,
terutama dalam konteks EFL di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan
untuk menyelidiki korelasi antara efikasi diri akademik dan HOTS siswa dalam
pemahaman bacaan di Universitas Lancang Kuning. Penelitian ini menggunakan
desain korelasional kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 91
mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris yang dipilih menggunakan rumus Slovin
5%. Data dikumpulkan melalui dua kuesioner yang telah divalidasi, diadaptasi dari
Li dan Wang (2010) untuk mengukur efikasi diri akademik dan Witdianti (2023)
untuk menilai HOTS, dan dianalisis menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian
menunjukkan korelasi positif yang kuat antara efikasi diri akademik dan HOTS (r
= 0,716, p < 0,001). Temuan deskriptif juga menunjukkan bahwa efikasi diri
akademik siswa (M = 3,25) dan HOTS (M = 3,14) dikategorikan pada tingkat yang
sangat tinggi. Koefisien determinasi (R² = 0,513) menunjukkan bahwa efikasi diri
akademik berkontribusi sebesar 51,3% terhadap HOTS siswa dalam pemahaman
bacaan. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa dengan efikasi diri akademik yang
lebih tinggi cenderung menunjukkan keterampilan berpikir tingkat tinggi yang lebih
kuat dalam pemahaman bacaan, menyoroti pentingnya memperkuat keyakinan diri
siswa untuk meningkatkan keterlibatan kognitif dalam konteks membaca EFL.
mengembangkan kompetensi linguistik tetapi juga Keterampilan Berpikir Tingkat
Tinggi (KBTT) untuk terlibat secara kritis dengan teks akademik, sementara faktor
psikologis seperti efikasi diri akademik memainkan peran penting dalam
membentuk perilaku belajar dan keterlibatan kognitif. Namun, studi empiris yang
meneliti hubungan antara variabel-variabel ini di tingkat universitas masih terbatas,
terutama dalam konteks EFL di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan
untuk menyelidiki korelasi antara efikasi diri akademik dan HOTS siswa dalam
pemahaman bacaan di Universitas Lancang Kuning. Penelitian ini menggunakan
desain korelasional kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 91
mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris yang dipilih menggunakan rumus Slovin
5%. Data dikumpulkan melalui dua kuesioner yang telah divalidasi, diadaptasi dari
Li dan Wang (2010) untuk mengukur efikasi diri akademik dan Witdianti (2023)
untuk menilai HOTS, dan dianalisis menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian
menunjukkan korelasi positif yang kuat antara efikasi diri akademik dan HOTS (r
= 0,716, p < 0,001). Temuan deskriptif juga menunjukkan bahwa efikasi diri
akademik siswa (M = 3,25) dan HOTS (M = 3,14) dikategorikan pada tingkat yang
sangat tinggi. Koefisien determinasi (R² = 0,513) menunjukkan bahwa efikasi diri
akademik berkontribusi sebesar 51,3% terhadap HOTS siswa dalam pemahaman
bacaan. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa dengan efikasi diri akademik yang
lebih tinggi cenderung menunjukkan keterampilan berpikir tingkat tinggi yang lebih
kuat dalam pemahaman bacaan, menyoroti pentingnya memperkuat keyakinan diri
siswa untuk meningkatkan keterlibatan kognitif dalam konteks membaca EFL.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2026
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2026-05-11T07:47:43Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography